Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (11 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (18 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 07 Oktober 2019, 16:41 WIB 892 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Rumah Anggota PKH di Pantonangan Hampir Ludes Terbakar di Siang Bolong

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Rumah Anggota PKH di Pantonangan Hampir Ludes Terbakar di Siang Bolong
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LUWU UTARA(SULSEL), INFODESANEWS – Rumah anggota Program Keluarga Harapan (PKH), Rosnani warga Dusun Pantonangan Desa Buntu Torpedo Kecamatan Sabbang hampir ludes terbakar, Senin(7/10).

Untung barang-barang bisa diselamatkan Warga rumah tidak layak huni tersebut pun hanya atap dapur ludes terbakar.

Beruntung pula masyarakat disiang bolong itu pukul 12.30 berada semua dirumahnya dan berkat masyarakat menyiram air dengan alat apa adanya, sehingga rumah anggota PKH tidak terbakar semua. 

Hanya saja, Rosnani dan anak terakhir yang masih Sekolah Dasar kakinya tersambar api dan membutuhkan pengobatan.

” Koordinator PKH Kabupaten Luwu Utara Jalisman mengatakan, korban merupakan keluarga tidak mampu dan keluarga penerima manfaat (KPM) PKH. Diduga, api berasal dari selang tabung gas yang bocor,” ujarnya.

”Pertama kali api diketahui oleh anaknya yang masih duduk di bangku SD. Kemudian, dia berteriak pada ibunya mama ada api diselang kompor. Api terus merambah atap dapur. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini,” tuturnya pada media ini sehabis api dipadamkan warga tetangga.

Amri Rizal suami dari Rosnani hanya pasrah dan mengharapkan uluran tangan untuk mengatapi dapur yang terbakar,

” saya bersyukur pada Allah dan warga tetangga yang memadamkan api sehingga pondok saya ini pak tidak terbakar habis,” tuturnya sambil terbata-bata bicara pada Wartawan media ini.

Korban ini hanya membutuhkan balok-balok dan atap untuk dapurnya.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi