Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (3 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (3 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (8 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
NASIONAL 15 April 2023, 20:24 WIB 2,243 PDF

Rumah Petani di Blora Rata dengan Tanah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Rumah Petani di Blora Rata dengan Tanah, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Dua rumah di Dukuh Kulur, Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora rata dengan tanah usai dilahap si jago merah, Sabtu (15/04/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasi dihimpun, Diduga akibat konsleting listrik rumah yang terbakar tersebut adalah milik Suradi (59) yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi melalui Kapolsek Tunjungan AKP Nur Dwi Edi mengatakan insiden kebakaran itu terjadi ketika korban berangkat ke masjid untuk melakukan sholat ashar yang tidak jauh dari rumah korban.  Saat pulang dari masjid api sudah menyala membakar rumah korban  bagian tengah.

“Kalau dari keterangan warga apinya pertama kali membakar bagian tengah rumah, setalah api dengan cepat memakan material bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut merambat ke bagian lain,” kata AKP Nur Dwi Edi.

Masyarakat setempat gotong-royong berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api berhasil dipadamkan setalah 1 jam membakar material rumah.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang dialami korban diperkirakan ratusan juta rupiah.

Selain dua rumah, barang-barang milik korban yang terbakar antara lain sebuah TV, sebuah Kulkas, 3 buah lemari, sebuah buffet, 2 buah tempat tidur, sebuah tolet, 2 set meja kursi dan surat-surat berharga ludes terbakar.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang diperkirakan sekitar Rp. 150 juta.

Menurut AKP Nur Dwi Edi, dari hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi saksi kebakaran diduga akibat dari konsleting listrik yang berada di dalam rumah korban.

“Ini masih dugaan sementara,” pungkas AKP Nur Dwi Edi.***

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi