Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (19 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (19 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Februari 2020, 18:38 WIB 2,002 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Saatnya Guru PAI Mencapai Moderasi Pendidikan Diera Milenial

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Saatnya Guru PAI Mencapai Moderasi Pendidikan Diera Milenial
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin
BLORA, INFODESANEWS – Peran sentral guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai motor pendidikan karakter di sekolah makin nyata seiring dengan perkembangan zaman. Tak sekedar mengajar, para guru juga diharapkan dapat merumuskan strategi untuk membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah.
Hal ini dibahas secara mendalam pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Blora, Sabtu (08/02). Tema yang diusung adalah Penguatan Kelembagaan Dalam Menyongsong GPAI di Era Millenial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus DPW AGPAII (Herry Nugroho M.Pd.I/ Sekjend ) Semarang, Ketua MKKS SMA/SMK Blora ( Drs. Sudarmanto ), Kabid Dikdas ( Bambang Sinung Widoyoko,S.Pd,M.Pd ), Kabid GTK ( Sujianto, SE ) Dinas Pendidikan Kabupatne Blora.
“Sudah saatnya Guru PAI menjemput gagasan besar tentang moderasi pendidikan di era milenial. Di sisi lain, moderasi pendidikan harus memperhatikan aspek kreativitas, inovatif, dan akhlakul karimah,” harap Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Blora, Suhadi.
Lebih lanjut, Suhadi berharap agar para pengajar PAI di Blora mampu membawa angin segar marwah islam, dengan cara cara dakwah yang humanis. Dengan demikian, peserta didik dapat meneladani apa yang telah diajarkan para guru tersebut.
“Dengan cara dakwah yang humanis. Tidak ekstrim kanan, atau ekstrim kiri. Sehingga nuansa Islam Rahmatan Lil Alamin merasuk ke sanubari siswa,” pungkasnya.
Sementara, Ketua DPD AGPAII Kabupaten Blora, Masngud menekankan peran krusial guru PAI dalam membentengi siswa di tengah gempuran paham radikal. Mengingat, paham radikal yang intoleran kerap masuk ke institusi pendidikan melalui berbagai metode dan tak mudah terdeteksi.
“Para guru harus lebih tegas dalam membimbing siswa. Sehingga, gelombang radikalisasi di dunia pendidikan dapat dibendung,” harapnya. ***irc/Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi