Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (7 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (9 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (16 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (16 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (18 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (19 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (21 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 Mei 2021, 16:43 WIB 1,811 PDF

Sasaran Program Harus Tepat, Inilah Penjelasan Wakil Bupati Pati

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sasaran Program Harus Tepat, Inilah Penjelasan Wakil Bupati Pati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menghadiri rapat koordinasi rembug stunting di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (19/5/2021).

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda, Dinkes Pati, Ketua Komisi D DPRD Pati, dan sejumlah OPD. Acara tersebut digelar secara terbatas kurang lebih 30 peserta. Sedangkan Camat, kades dan stakeholder lainnya mengikuti secara virtual.

Meskipun terdapat hanya sedikit wilayah di Kabupaten Pati yang memiliki kasus stunting, penanganan tersebut harus dapat dilaksanakan bersama – sama oleh semua pihak yang terlibat. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati saat mengawali rembug.

Wakil Bupati menyampaikan, dengan sumber daya alam pada sektor pertanian maupun perikanan di Kabupaten Pati, semestinya dapat mendongkrak sumber protein dan gizi guna menekan angka kasus stunting.

Begitu juga dengan program penanganan penurunan angka stunting di Kabupaten Pati sudah beragam. Selanjutnya perlu diimplementasikan sesegera dan semaksimal mungkin.

“Kita bersama – sama berupaya melaksanakan program – program yang ada dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Pati. Ini merupakan tugas kita yang mana di tahun sebelumnya telah dikerjakan sebaik mungkin pada 12 lokus yang ada,” jelasnya

Namun karena di Kabupaten Pati terdapat 401 desa dan 5 kelurahan, ia mengajak semua pihak yang terlibat menggencarkan program penurunan stunting secara ‘kroyokan’ di masing – masing desa.

Wabup juga menyebut bahwa terdapat regulasi yang mengatur bahwa dana desa dapat dipergunakan untuk penanganan stunting. “Memang diperbolehkan dan diatur sedemikian rupa agar dapat membantu menekan kasus stunting di Pati,” jelasnya.

Wakil Bupati menekankan agar tidak timbul kesalahpahaman tentang hal tersebut.” ia pun menyebut sasaran program harus tepat.

“Apabila sasarannya anak usia 0 – 2 tahun, diharapkan dengan menurunnya angka stunting, 20 sampai 30 tahun kemudian anak – anak tersebut dapat menjadi generasi penerus andalan,” pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi