Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (21 menit yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (16 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (23 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
PERISTIWA 29 Oktober 2022, 02:32 WIB 2,259 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sebuah Sampan Kato Terbalik, Ini Kronologinya

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sebuah Sampan Kato Terbalik, Ini Kronologinya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KALBAR, INFODESANEWS – Satu Unit Sampan Kato yang mengangkut 16 Santri termasuk sang motoris terbalik di Sungai Kapuas, tepatnya di belakang PT. Bahari Mas Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Jumat sekira jam 09.30 Wib, yang mengakibatkan Yopi (29) sang Motoris sampan kato hilang dan samapai saat berita ini diturunkan pihak kepolisian dan Basarnas masih melakukan pencarian.

“Kejadian berawal ketika sampan kato mengangkut 15 orang santri Mazhahirul Haq yang di motoris Yopi, terhempas akibat gelombang besar speedboat dari arah pontianak menuju kubu raya, ungkap Hamzah Umar pengurus pesantren Mazhahirul Haq.

“Saya lihat kato itu oleng dan karam, selanjutnya Yopi berusaha menolong 15 santri yang tercebur ke sungai, namun setelah itu yang bersangkutan hilang, sambungnya

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya AIPDA Ade, membenarkan kejadian tersebut, bahwa sampan kato yang mengangkut penumpang sebanyak 16 orang dengan perincian, 2 orang anak laki-laki, 4 orang anak perempuan, 8 orang perempuan dewasa, 2 orang laki – laki dewasa yang salah satunya Yopi motoris sampan kato.

Karam akibat terhempas gelombang besar dan Yopi belum diketemukan, terhadap 15 orang santriwati Mazhahirul Haq selamat dan tidak mendapatkan luka-luka akibat kejadian tersebut.

“Kejadian tersebut memang benar, menurut saksi, mata kato yang dikemudikan Yopi dengan mengangkut 15 orang santriwati karam akibat terhempas gelombang speedboat dari arah pontianak menuju kubu raya, pungkas Ade

” Untuk korban 15 orang tersebut selamat, namun sang motoris masih dalam pencarian oleh pihak Kepolisian yakni Dit Pol Air Polda Kalbar, Dit Samapta Polda Kalbar, Den Gegana Brimobda Polda Kalbar, Polres Kubu Raya dan Basarnas Kabupaten Kubu Raya dan pada saat kejadian kondisi cuaca dalam keadaan cerah, arus sedang, jarak pandang 2 Km.

Sekedar informasi Yopi menggunakan Kaos berwarna merah dan menggunakan celana panjang warna hitam, dimohon kepada warga jika menemukan agar segera menghubungi kami, “pintanya.(@gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi