Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (27 menit yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (20 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (23 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 13 Januari 2022, 19:17 WIB 996 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sejumlah Elemen Dan Tokoh Masyarakat Lamsel Nilai Aksi GMBI dan AMHLS Tidak Relevan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sejumlah Elemen Dan Tokoh Masyarakat Lamsel Nilai Aksi GMBI dan AMHLS Tidak Relevan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

( ft Ketua IKAM, Rully Hadi Putra)

INFODESANEWS — Berbagai tanggapan muncul dari sejumlah elemen masyarakat Lampung Selatan, terkait aksi yang dilakukan oleh LSM GMBI dan AMHLS di halaman Gedung KPK di Jalan Kuningan Persada No.2, Jakarta Selatan, Kamis (13/1/2022)

Ketua Ikatan Kemuakhian Masyarakat Lampung Selatan (IKAM) Rully Hadi Putra atau yang dikenal dengan Rully Maja mengatakan, Aksi yang digelar oleh ratusan massa dari LSM GMBI dan massa AMHLS itu tidaklah relevan.

“Aksi yang dilakukan oleh GMBI dan AMHLS itu merupakan isu lama dan sudah basi.” Kata dia.

Menurutnya, lembaga hukum seperti KPK tidak bisa di intervensi untuk sebuah kepentingan politik. KPK sebagai lembaga hukum yang tidak bisa di intervensi. KPK memiliki marwah hukum yang tidak bisa diragukan lagi.

“Jika benar ada fakta hukum, disitu ada keterlibatan seseorang tersangka korupsi, pasti sudah ditarik saat itu juga.”ujarnya

“Jadi issu Nanang Ermanto tidak bisa di goreng-goreng seperti ini. Ini jelas ada kelompok-kelompok tertentu yang tidak puas. Sudah jelas saat itu posisi pak Nanang adalah seorang wakil bupati yang nota bene tidak tau menau masalah kebijakan,”imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Lampung Selatan, Sulaiman Alfakadis mengatakan, Demontrasi boleh-boleh saja dilakukan sebagai warga masyarakat, namun, musyawarah seharusnya dikedepankan untuk membangun Lampung Selatan lebih baik lagi.

“Tidak mudah mencari sosok Bupati Lampung Selatan seperti Nanang Ermanto, yang benar-benar mendarma baktikan dirinya untuk Lampung Selatan.

“Aksi menyampaikan aspirasi boleh-boleh saja tapi yang perlu diingat mencari Bupati seperti pak Nanang ini agak sulit, jadi kita patut bersyukur ada Bupati seperti beliau, orang mudah diajak bicara,” ujar Kang Leman, sapaan akrabnya itu.

“Ayuk kita bicara, gimana kita mau membangun Lampung Selatan ini dengan baik dan cepat kalau disatu sisi kita obok-obok sementara masalah yang dituntut masalah yang sudah sangat lama sekali dan itu kita serahkan saja dengan KPK karena itu memang domainnyaa KPK, sementara sekarang apa Bupati tidak kerja?, apa Bupati kita tidak memikirkan rakyatnya? ujar Sulaiman .

“Kita lihat saja Bupati tidak pernah istirahat, sekalipun hari libur beliau masih kerja kerja dan kerja. Kerja sama dengan legislatif berjalan dg baik, bahkan capaian serapan anggaran merupakan yang terbaik se-Indonesia. Jadi mari kita dukung kerja Bupati, kita bersatu untuk menuju masyarakat Lampung Selatan sejahtera,” pungkas Sulaiman Alfakadis.

Ditempat terpisah salah seorang warga Palas, Khairul menaggapi sinis terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan GMBI dan AMHLS.

“Apa yang mereka lakukan, menghabiskan energi. Masyarakat jenuh. Lebih baik kita mengisi pembangunan, mendukung Bupati Lampung Selatan yang sedang giat-giatnya membangun,”jelas warga Palas, Khairul.

Pada bagian lain, warga Candi Girang, Kelurahan Way Urang, Kalianda memberikan tanggapan yang sama.

” Buat apa kita mengungkit-ungkit berita seperti itu. Saya sebagai warga masyarakat sangat berterima kasih atas kepemimpinan pak Nanang,”ujar Yuliana.

“Bantuan BLT lancar, bantuan bedah rumah nyata dilaksanakan, insentif guru juga lancar. Buat apalah kita mengungkit-ungkit tentang berita yang tidak penting bagi kita,” tambah Yuliana.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini sedang giat-giatnya melakukan pembangunan guna menjawab tantangan kedepan dan dapat bersaing dengan daerah lain.

Pembangunan Bakauheni Harbourt City (HBC) merupakan salah satu tantangan bagi Lampung Selatan bagaimana menopang keberadaan HBC.

“Saya tidak mau masyarakat Lampung Selatan hanya menjadi penonton ketika BHC nanti sudah ada. Itulah sebabnya, meski ditengah pandemi, saya berupaya semaksimal mungkin membangun berbagai sektor untuk menunjang HBC,” ujar Nanang disuatu kesempatan.

“Ada kebun edukasi sebagai sarana rekreasi masyarakat yang masuknya gratis. Ada wisata Pantai Kedu, dan wisata bahari lainnya. Kita juga sedang mengembangkan desa wisata, pembangunan UMKM, dan lain-lain yang kesemuanya untuk kesejahteraan masyarakat,”tambah Nanang.

“Kita butuh suasana kondusif agar investor mau berinvestasi di Lampung Selatan. Jika Lampung Selatan tidak kondusif, investor tidak mau menanamkan investasinya, dan pada akhirnya masyarakat yang dirugikan,” pungkas Nanang. (Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi