Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Januari 2020, 17:06 WIB 1,078 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sekolah Mitra PINTAR Tanoto Foundation Dilatih Pengelolaan Sekolah Efektif

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sekolah Mitra PINTAR Tanoto Foundation Dilatih Pengelolaan Sekolah Efektif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Implementasi kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Tanoto Foundation mulai direalisasikan di tingkat sekolah dan madrasah. Sekolah dan madrasah mitra Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) Tanoto Foundation mulai diberikan pelatihan untuk pengembangan sekolah. Pendekatan yang dilakukan PINTAR yaitu dengan cara pengembangan sekolah secara menyeluruh, artinya semua aspek dalam sekolah dikembangkan.

“Rabu Kamis (22-23/01/2020) ini, kita akan melatih kepala sekolah terlebih dahulu. Karena kepala sekolah memiki peran sangat penting dalam manajerial sekolah. Setelah itu bertahap, kepala sekolah, guru dan komite. Harapannya dengan melatih semua komponen utama sekolah, perubahan positif di sekolah akan berlangsung secara terstruktur dan masif,” kata Koordinator Tanoto Foundation Jawa Tengah Dr. Nurkolis, MM. di sela acara Pelatihan Praktik Yang Baik Modul I Manajemen Berbasis Sekolah dan Budaya Baca di Hotel Wisata Niaga Purwokerto, Banyumas

Nurkolis menjelaskan, selama dua hari peserta dilatih untuk memahami, menganalisis, dan mengembangkan pembelajaran aktif, budaya baca, manajemen berbasis sekolah, pemantauan sekolah dan bagaimana mendokumentasikan praktik yang baik. Strategi yang digunakan dalam Modul 1 PINTAR ini adalah berbasis praktik. Perbandingannya adalah 70 persen praktik dan 30 persen teori, sehingga peserta akan lebih banyak menggali potensi sesuai konteks lembaganya sendiri.

“Mereka lebih banyak mendiskusikan pengembangan sekolah. Peserta akan saling berbagi, saling memberi masukan dan saling memikirkan program pengembangan sekolah dipandu oleh fasilitator daerah yang telah dilatih sebelumnya. Dalam kegiatan ini tujuannya semakin banyak pihak yang terlibat untuk memikirkan pengembangan sekolah. Bukan hanya dari internal sekolah. Karena itu dibuat perencanaan jangka pendek dan panjang dengan melibatkan potensi lingkungan sekolah. Sehingga terbentuk sekolah yang berbasis transparan, akuntabel, dan partisipatif menuju sekolah yang efektif,” jelas Nurkolis.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irawati, S.E, saat membuka acara menceritakan bagaimana ikut pelatihan bagi pelatih (training of trainer) di Semarang beberapa waktu yang lalu. Secara langsung dia melihat bahwa pelatihan dapat mengaktifkan semua peserta. Ada diskusi kelompok, interaksi, literasi, dan presentasi, semuanya akan sangat baik jika diterapkan di sekolah.

“Saya berharap praktik baik yang telah dilatihkan nanti bisa dikembangkan tidak hanya di sekolah mitra, tetapi semua sekolah SD dan SMP di Banyumas juga bisa menerapkan. Yang dilatihkan PINTAR Tanoto Foundation ini semuanya sesuai dan selaras dengan apa yang disampaikan Menteri Pendidikan,” tegas Irawati.

Kegiatan dua hari ini diikuti oleh 29 sekolah piloting yang dipilih oleh Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Banyumas bersama Tanoto Foundation.

Pada hari kedua dalam kegiatan ini, peserta akan melakukan kegiatan praktik pemantauan sekolah. Pemantuan dilakukan untuk mengidentifikasi hal-hal yang sudah dan belum berjalan dengan baik dalam penyelenggaraan pembelajaran, budaya baca, maupun pengelolaan manajemen di sekolah. Hasil pemantaun tersebut kemudian dirumuskan untuk kegiatan perbaikan, pengembangan dan penyebarluasan yang digunakan peserta dalam memecahkan masalah internal yang mereka alami.

Diakhir pelatihan, mereka akan merumuskan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu yang telah disepakati. Setelah pelatihan, sekolah dan madrasah mitra akan didampingi oleh fasilitator daerah sebanyak 12 kali per fasilitator untuk memastikan implementasi materi pelatihan benar-benar diaplikasikan di sekolah.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi