Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (49 menit yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (10 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (10 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (18 jam yang lalu)
NASIONAL 18 September 2022, 15:52 WIB 902 PDF

Seminar Nasional FKIP Universitas Tanjungpura 2022

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Seminar Nasional FKIP Universitas Tanjungpura 2022
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KALBAR – Komandan Lantamal XII Laksamana Pertama TNI Suharto, S.H., M.Si.(Han) hadir sebagai Narasumber pada Seminar Nasional FKIP Universitas Tanjungpura 2022 dengan Tema “Multikultural, Interkultural dan Inovasi dalam Pendidikan di Era Smart Society 5.0” yang dihadiri sekitar 100 orang peserta bertempat di Hotel Orchardz, Jalan Perdana Kota Pontianak Kalbar, Sabtu (17/9/2022)

Seminar pendidikan nasional yang diselenggarakan FKIP Universitas Tanjungpura ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga pendidik menjadi guru ataupun dosen yang profesional sehingga mereka mempunyai wawasan terkait apa yang harus mereka siapkan jika mereka menjadi guru maka dilatih untuk mengetahui persiapan – persiapannya. Selain itu mereka disiapkan untuk terampil dan berani berbicara depan umum.

Pada seminar kali ini mereka para dosen maupun guru akan menyampaikan makalah yang sudah mereka hasilkan. Dosen yang telah menyelesaikan S2 dan menjadi peserta di seminar ini, diarahkan untuk mengangkat penelitian sesuai dengan yang ada di jurusan mereka. Itu disesuaikan dengan kompentensi mereka sendiri.

Kegiatan ini rutin dilakukan, sebelumnya dilakukan konferensi nasional namun ini dikemas dalam seminar yang topiknya agak berbeda untuk mengangkat kasus atau isu yang ada di lapangan. Terkait dengan bonus demografi peran guru memang sangat tinggi dan penting sehingga bisa menyiapkan generasi kedepan dan mengetahui apa yang harus dipersiapkan.

Terkait dengan revolusi industri 5.0 sekarang siap tidak siap harus siap untuk mengikuti perubahan apapun yang harus dilakukan. “Lembaga FKIP Untan sudah menyiapkan bagaimana nanti menyiapkan para mahasiswa mulai dari materi, media pembelajaran, mendesain pembelajaran.

Narasumber dalam Seminar Nasional FKIP Universitas Tanjungpura yakni Danlantamal XII Laksma TNI Suharto, SH., M.Si., (Han) dengan materi bidang pertahanan, Rektor Untan diwakilkan Wakil Rektor 1 Bagian Akademik Dr. Ir. Radian, Dekan FKIP Untan Prof. Dr. H. Martono, M.Pd., Guru Besar Sosiologi FKIB Untan Prof. Dr. Yohanes Bahri, M.Si., Direktur Academia BAI Angola, Dr. Carla Queiroz (Virtual) dan Amasya University Turkey, Dr. Mehmet Filliz (Virtual).

Sambutan sekaligus membuka acara Seminar Nasional FKIP Universitas Tanjungpura 2022 oleh Wakil Rektor 1 Bagian Akademik Untan menyatakan, “Banyak tantangan dan perubahan yang harus dilakukan di era society 5.0 ini. Termasuk yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan sebagai gerbang utama dalam mempersiapkan SDM unggul.Era super smart society (society 5.0) sendiri diperkenalkan oleh Pemerintah Jepang pada tahun 201, yang dibuat sebagai antisipasi dari gejolak disrupsi akibat revolusi industri 4.0, yang menyebabkan ketidakpastian yang kompleks dan ambigu (VUCA). Dikhawatirkan invansi tersebut dapat menggerus nilai-nilai karakter kemanusiaan yang dipertahankan selama ini,” kata Dr. Ir. Radian

“Dalam menghadapi era society 5.0, dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Selain pendidikan beberapa elemen dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan seluruh masyarakat juga turut andil dalam menyambut era society 5.0 mendatang. Untuk menghadapi era society 5.0 ini satuan pendidikan pun dibutuhkan adanya perubahan paradigma pendidikan, diantaranya pendidik meminimalkan peran sebagai learning material provider, pendidik menjadi penginspirasi bagi tumbuhnya kreativitas peserta didik. Pendidik berperan sebagai fasilitator, tutor, penginspirasi dan pembelajar sejati yang memotivasi peserta didik untuk Merdeka Belajar. Merdeka belajar akan menciptakan pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Setelah acara dibuka dilanjutkan dengan foto bersama, pembacaan doa, setelah dilanjutkan dengan acara inti.”Pemaparan materi bidang Pertahanan oleh Danlantamal XII Laksamana Pertama TNI Suharto, S.H., M.Si.(Han) kemudian dilanjukan Pemaparan materi bidang Tantangan Pendidikan Dalam Merawat Keberagaman,”tegasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi