Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (7 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 25 Februari 2020, 22:48 WIB 593 PDF

Sempat Pendemo Diwarnai Aksi dorong Dengan Kepolisian

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sempat Pendemo Diwarnai Aksi dorong Dengan Kepolisian
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Aksi demo untuk menegakkan supremasi hukum bersatu melawan korupsi, Massa sempat beradu mulut dan adu dorong dengan Kepolisan Sektor Blora di depan Kejaksaan Blora, selasa, 02/25/2020.

Bersama ratusan massa aksi Koalisi Masyarakat Anti Korupsi dalam aksinya,bersama aktivis dari Forum Komunikasi Masyarakat Blora Selatan (Forkom BS), Masyarakat Anti- Korupsi Indonesia (MAKI) dan Gerakan Rakyat Menggugat (Geram),diwarnai aksi dorong Kepolisian.

Berbuntut Tidak kesabarannya ratusan pendemo saat menunggu rekanya saat melakukan nego dengan aksinya ke kantor Kejaksaan Negeri Blora terjadilah aksi dorong yang di lakukan pendemo.

Dalam sambungan watshap pribadinya Kasi Intelijen kejaksaan Muhammad Adung kepada infodesanews menuturkan bahwa sebenarnya perwakilan massa dari Forum Komunikasi Masyarakat Blora Selatan (Forkom BS), Masyarakat Anti- Korupsi Indonesia (MAKI) dan Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) diterima dan bertemu Kajari.

” Bahkan Kajari telah menandatangani pakta integritas yang di bawa oleh temen- teman, tapi yg membacakannya, Kajari minta saya wakilkan,” tulisnya dalam watshap pribadinya.

” Dan Kajari Bukan tidak dapat bertemu, ” ungkapnya.

Di jumpai salah satu Korlap Aksi Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Mashuri dalam sambungan telepon membenarkan adanya aksi dorong tersebut terjadi karena para pendemo merasa terlalu lamanya Kejaksaan dalam memberikan tanggapanya terhadap aksi mereka.

” hal yang biasa terjadi, namun kita para pendemo sudah di belaki karena aksi kita aksi damai dalam menuntut keseriuan kejari dalam pengusutan kasus – kasus di Blora,” ujarnya,

” Walau kami tidak dijumpai Kajari Blora I Made Sudiatmika yang hanya mewakilkan Kasi Intelijen kejari Blora Muhammad Adung, kami optimis Kejaksaan Blora tetap mendukung penegakkan supremasi hukum di Blora,”pungkasnya.***Tim.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi