Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 09 Januari 2021, 23:47 WIB 2,332 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Setelah 15 Tahun Mendekam Dipenjara, Abu Bakar Baasyir Kaget dan Kagum Kemajuan Kota Solo

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Setelah 15 Tahun Mendekam Dipenjara, Abu Bakar Baasyir Kaget dan Kagum Kemajuan Kota Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Kemajuan dan perkembangan Kota Solo membuat Abu Bakar Baasyir kagum. Mantan Narapidana Teroris (Napiter) itu bebas dari Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021) pagi.

Menggunakan jalur darat, Baasyir tiba di kediamannya di Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Grogol Sukoharjo, sekitar pukul 13.00 WIB. Baasyir tiba dengan menggunakan mobil Hyundai dan dikawal sejumlah iring-iringan kendaraan mulai mobil, sebuah bus, serta ambulance di rombongan terakhir.

Tentu saja, dalam kepulangannya, Baasyir melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Solo setelah keluar dari pintu Tol Klodran. Tim Pencacara Muslim, Ahmad Michdan menyebut pengasuh Ponpes Al Mukmin itu kagum dengan kemajuan Kota Solo. Maklum saja, Baasyir mendekam di penjara selama 15 tahun atau saat Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota Solo periode pertama. “Beliau melihat ada perubahan-perubahan termasuk tadi jalan layang (Overpass Manahan) apa itu. Kan itu dulu belum ada. Jadi tadi beliau berkata Solo Baru istilahnya,” kata Michdan.

Seperti diketahui, overpass atau flyover Manahan dibangun sejak 2017 dan resmi digunakan pada awal 2019 silam. Pembangunan flyover Manahan sepanjang 600 meter dengan lebar 9 meter ini memakan biaya sebesar Rp 43,05 miliar yang bersumber dari APBN via Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).” Selain itu putra-putri beliau juga sudah banyak bercerita tentang perubahan Kota Solo,” paparnya.

Baasyir sendiri langsung masuk ke Ponpes Ngruki setelah tiba di kediaman. Dirinya sempat memberikan salam kepada awak media yang standby di gerbang masuk. “Untuk waktu saat ini, acara Ustaz Baasyir adalah seluruhnya dengan keluarga. Setelah silaturahmi yang sempat terputus beberapa waktu,” tambah Ahmad Mihdan kepada awak media di gerbang masuk ponpes. (anto/fia/her/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi