Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (13 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (21 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (23 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (23 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Oktober 2020, 15:15 WIB 1,242 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Siang Ini, 750 Personel Keamanan Dikerahkan dalam Aksi Damai di Solo

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Siang Ini, 750 Personel Keamanan Dikerahkan dalam Aksi Damai di Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS.COM, Massa yang tergabung dari tiga elemen yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) siang ini, Senin (12/10) melakukan unjuk rasa di Kawasan Gladag Kota Solo

Mengambil tema Aksi Damai Jateng Menggugat, aksi massa masih terfokus pada penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Lalu juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Perppu pembatalan UU Cipta Kerja, hingga menjamin kesejahteraan buruh. Pengamanan maksimal pun disiapkan jajaran kepolisian.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, sebanyak 750 personel disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut. Ratusan personel itu gabung dan dari TNI-Polri mulai Polresta Surakarta, dibackup Ditsamapta Polda Jateng, Sat Brimobda Jateng, Polres Soloraya, Korem 074/Warastratama dan jajaran Kodim eks Karisidenan Surakarta.

Sementara Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi menjelaskan tak ada pengalihan arus lalu-lintas di kawasan unjuk rasa. “Jadi masyarakat bisa melewati jalan Slamet Riyadi maupun Jalan Jenderal Sudirman seperti biasa. Karena komitmen awal kan aksi damai,” kata dia. (*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi