LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Suasana lapangan Srikandi Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo, mendadak semarak bukan hanya karena riuh sorakan penonton, melainkan juga lantunan musik tradisional yang mengiringi penampilan Tari Pendet, Selasa (2/9/2025)
Nampak sejumlah penari tampil anggun dengan gerakan gemulai, menghadirkan nuansa Bali yang kental di tengah jeda pertandingn antara kesebelasan Sidomulyo Lama FC melawan kesebelasan Laba-laba Desa Katibung Kecamatan Katibung dalam Gelaran Sidowaluyo Cup 2025 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke -66 Desa Sidowaluyo berlangsung meriah.
Tari penyambutan yang sarat makna spiritual itu sukses memukau pemain bola maupun penonton. Para pemain yang semula tegang setelah laga ketat, tampak menikmati suguhan budaya tersebut. Bahkan, beberapa pemain sempat tersenyum dan mengabadikan momen lewat kamera ponsel mereka.
“Ini hiburan yang luar biasa. Kami merasa dihargai bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai tamu yang disambut hangat lewat seni tradisi,” ungkap salah seorang pemain dengan penuh apresiasi.
Kehadiran Tari Pendet di lapangan bola Srikandi Desa Sidowaluyo ini tidak hanya menjadi selingan hiburan, tetapi juga simbol perpaduan olahraga dan budaya. Sebuah pesan bahwa sportivitas di lapangan hijau dapat berjalan seiring dengan pelestarian seni tradisional Nusantara.
Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi budaya dan olahraga tersebut.
“Pertunjukan Tari Pendet ini menjadi bukti bahwa olahraga bukan hanya soal fisik dan kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan budaya. Kami ingin para pemain merasakan kehangatan masyarakat sekaligus kekayaan seni tradisional yang kita miliki,”kata dia.
Usai suguhan budaya, pertandingan kembali dilanjutkan dengan tensi tinggi hingga harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam drama adu ketegangan tersebut, kesebelasan Laba-laba Desa Katibung Kecamatan Katibung akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang, mengalahkan lawannya kesebelasan Sidomulyo Lama FC dengan skor 6-4, dalam Gelaran Sidowaluyo Cup 2025 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke -66 tahun Desa Sidowaluyo.
Sorak-sorai penonton pun pecah, berpadu dengan kebanggaan masyarakat yang menyaksikan harmoni antara olahraga dan budaya. (red)