Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (8 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (8 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (8 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (9 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (23 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 31 Agustus 2019, 11:15 WIB 2,379 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Siswa MI Ma’arif NU 1 Karangkemiri Pekuncen Dilatih Berwirausaha

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Siswa MI Ma’arif NU 1 Karangkemiri Pekuncen Dilatih Berwirausaha
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Melatih berwirausaha bagi peserta didik setingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah tentu tidak mudah. Penanaman nilai kewirausahaan kepada anak akan memberikan pengalaman belajar. Jiwa wirausaha dapat tertanam sejak kecil di mulai dari lingkungan sekolah.

Hal itu yang dilakukan MI Ma’arif NU 1 Karangkemiri Pekuncen kepada siswanya. Mereka dilibatkan dalam proses produksi dan pemasaran telor asin yang dikelola madrasah secara mandiri. Melalui pelibatan dalam proses produksi dan pemasaran, siswa belajar berwirausaha dari dini.

Guru MI Ma’arif NU 1 Karangkemiri, Indah Ayu Lestari menyampaikan program kewirausahaan digelar untuk melatih kemandirian siswa. Upaya itu untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship kepada warga madrasah.

“Siswa mengolah telur bebek sampai menjadi telur asin dan menjualnya dalam kegiatan Gebyar Inklusi di Lapangan Cilongok pada hari Selasa (27/8) sampai Rabu (28/8). Bahkan siswa menawarkan dan menjualnya kepada pengunjung, termasuk Bupati Banyumas yang turut hadir dan membeli telor asin,” ujarnya, Rabu (28/8).

Indah menambahkan, siswanya diajak untuk mengolah telor bebek menjadi telor asin. Ide ini bermula dari banyaknya hasil petani bebek petelur di desa setempat. Sehingga ke depan akan dikembangkan sebagai muatan lokal madrasah untuk mengelola telor bebek.

“Ke depan rencana akan dikembangkan menjadi muatan lokal wirausaha madrasah. Mengembangkan potensi telor bebek lokal sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan wirausaha madrasah,” pungkasnya.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi