Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (22 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 16 Juli 2018, 18:05 WIB 1,593 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

SMP N I Todanan Menerima 228 Siswa Didik Baru

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

SMP N I Todanan Menerima 228 Siswa Didik Baru
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Memasuki tahun ajaran baru tahun 2017/2019 SMP N I Todanan, Desa Ngumbul, Todanan, Blora, menerima 228 siswa didik baru, 119 siswa laki-laki dan 107 siswa perempuan.

Kepada media Infodesanews.com, Suparno selaku Kepal Sekolah menjelaskn bahwa di tahun ajaran 2018/2019, pihaknya mendapatkan 228 siswa didik baru, yang diantaranya 119 siswa laki-laki dan 107 siswa perempuan.

“Memang di tahun ini, kami mengalami penurunan jumlah peserta didik baru, yang dimana di tahun 2017 kami mendapatkan 230 siswa,” beber Suparno.

Menurutnya, penurunan tersebut bukan dampak dari sistem zonasi,” Untuk diwilayah pedesaan seperti ini, sistem zonasi tidak begitu berpengaruh, apalagi ditingkat SMP,” ujarnya.

“Memang penurunan kali ini disebabkan jumlah siswa SD menurun. Itu kita ketahui dari data yang kita terima dari UPT,” terangnya.

Sementara itu, dalam penerimaan siswa pihaknya tidak menggunakan SKTM.

“Kita tidak menggunakan SKTM, kita hanya memberikan surat pernyataan kepada orang tua siswa terkait PKH. Saat ini sudah 85 peserta PKH yang sidah kita buat surat pernyataan,” tutupnya.(spr)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi