Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (13 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 21 Oktober 2021, 16:30 WIB 1,386 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Solar di Sukoharjo Langka, BRM Kusumo Putro Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Solar di Sukoharjo Langka, BRM Kusumo Putro Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SUKOHARJO, INFODESANEWS | Kabar kelangkaan solar di sejumlah daerah kian meresahkan. Bertebaran di sejumlah media sosial tentang keluhan para sopir pengguna solar kini mengaku kesulitan mendapatkan solar. Seperti video viral di SPBU Begajah Sukoharjo, yang beredar beberapa hari terakhir ini.

Prediksi langkanya solar kali ini sudah pernah disampaikan oleh Ketua LSM LAPAAN RI, Dr BRM Kusumo Putro SH MH, salah satu tokoh masyarakat Solo, dua bulan lalu.

“Benar sesuai prediksi kami, bahwa Solar mulai langka, pemerintah harus segera turun tangan. Tapi apa? Kami belum melihat aksi pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Kini kelangkaan solar makin parah seiring kelonggaran PPKM,” kata Kusumo, Rabu 20 Oktober 2021.

Kusumo melihat pemerintah menyepelekan masalah ini, padahal solar merupakan bahan bakar kendaraan yang mengangkut bahan kebutuhan pokok masyarakat, artinya sangat berpengaruh pada roda perekonomian daerah.

“DPR-RI dan kepala daerah harus turun tangan. Jangan ada pembiaran lagi, karena yang kena imbasnya adalah pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidupnya pada mesin solar seperti UMKM, nelayan, petani,” tegas Dr BRM Kusumo Putro.

Merespon viral tentang kelangkaan solar tersebut, Polres Sukoharjo langsung melaksanakan patroli ke sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Bahkan, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan terjun sendiri memantau informasi yang beredar tentang kelangkaan solar khususnya di wilayah Sukoharjo.

Kapolres menegaskan, bahwa pihaknya akan menindak tegas kepada oknum-oknum yang melakukan penimbunan solar. “Jadi kalau di wilayah kita memang ada oknum yang melakukan penimbunan, maka kita akan melakukan penindakan,” jelasnya.(Panut JP / Jen)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi