Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (8 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (8 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (10 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (11 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (12 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (23 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Juli 2021, 22:43 WIB 2,743 PDF

Strategi Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Inilah Usulan Menteri Suharso

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Strategi Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Inilah Usulan Menteri Suharso
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

NASIONAL,Infodesanews.com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa menghadiri Rapat Terbatas virtual, yang membahas tentang Strategi Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Rabu (21/07/2021).

Selain itu,Menteri Suharso mengatakan bahwa penduduk miskin ekstrem meningkat sekitar 1,3 juta orang selama pandemi.”maka berdasarkan kajian Bappenas, sebanyak 42% kepala rumah tangga dengan miskin ekstrem memiliki pendidikan terakhir SD, dan 30% tidak lulus SD. Selain itu, masyarakat dengan miskin ekstrem sebagian besar berusia dibawah 24 tahun dan merupakan pekerja informal di bidang pertanian.

Sementara itu, Menteri Suharso mengusulkan tentang strategi pengentasan kemiskinan ekstrem berdasarkan kewilayahan berupa integrasi bansos, layanan dasar, dan pemberdayaan ekonomi yang mencakup UMKM dan diklat vokasi.

Masih lanjut, Suharso juga menjelaskan langkah jangka pendek yang diperlukan untuk penanganan covid-19.” sehingga dapat mencegah tingkat kemiskinan yang lebih dalam.

Pertama, strategi vaksinasi dan kebijakan pembatasan sosial perlu disusun secara komprehensif dan terintegrasi meliputi PPKM, penerapan protokol kesehatan ketat dan Program Vaksinasi Nasional untuk mencapai 75% cakupan vaksinasi.

Kedua, pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran untuk menjaga daya beli masyarakat bawah dan mencegah peningkatan kemiskinan yang lebih banyak

Ketiga, memperlebar ruang fiskal (ruang defisit) agar intervensi pemerintah sebagai penyelamat dapat lebih fleksibel dan akomodatif, penyelamatan krisis dengan ruang intervensi lebar dalam jangka pendek lebih prioritas dibandingkan fiscal sustainability.

Keempat, kebijakan belanja negara yang lebih longgar (Government Spending Policy) untuk memberikan kesempatan kerja dan stimulus perekonomian.

Menutup paparan, Menteri optimis penanganan pandemi Covid-19 secara cepat dan tepat akan menghindari peningkatan kemiskinan ekstrim di Indonesia,” cetus Menteri Suharso. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi