Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 05 Mei 2020, 01:19 WIB 2,502 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sudah Menjalani Karantina di Hotel Safin, 11 Orang Tanpa Gejala Diizinkan Pulang

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sudah Menjalani Karantina di Hotel Safin, 11 Orang Tanpa Gejala Diizinkan Pulang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Kabar menggembirakan dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Pati, kembali disampaikan oleh Bupati Pati Haryanto, Senin (4/5).

Maka selain itu, Wakil Bupati Saiful Arifin dan Kepala Dinas Kesehatan, Bupati melepas 11 OTG (Orang Tanpa Gejala) yang sebelumnya menjalani karantina di Hotel Safin.

Ditempat yang sama, Bupati mengatakan bahwa dari 11 orang telah diizinkan pulang ke rumah masing-masing.”sebelumnya, mereka menjalani rapid test dengan hasil positif. Namun setelah dikarantina dan menjalani tes swab, hasilnya dinyatakan negatif atau bersih dari virus corona.

Disinilah kondisi mereka tidak menunjukkan gejala covid-19, sehingga tidak menjalani perawatan di rumah sakit serta ia pun menegaskan  untuk pasien bisa dikatakan positif apabila sudah melalui test swab,”kata Bupati.

Haryanto pun menegaskan bila hasil rapid test menunjukkan hasil positif, maka belum tentu hasil swab-nya positif pula.” Sehingga, Pemkab menunggu hasil swab positif untuk mempertegas diagnosa.

“Jadi janganlah kita menjustifikasi kalau sudah dilakukan rapid bisa dikatakan covid. Tetapi kalau hasil laboratoriumnya melalui tes swab positif, berarti memang tertular covid- 19,” tegas Haryanto.

Sekali lagi, Bupati Pati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Saiful Arifin selaku pemilik dan manajemen Hotel Safin yang membantu Pemkab Pati dalam penanganan Covid-19.

“Sekaligus juga, dari Pemerintah daerah bisa menyediakan tempat karantina mandiri, namun untuk membuat tempat akan membutuhkan biaya yang lebih besar.

Sebelum melepas para pasien, ia pun menyerahkan surat keterangan hasil laboratorium kepada ke 11 orang tersebut, yang menyatakan hasilnya negatif covid 19 dan diperbolehkan pulang,” terang Bupati Pati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan update penanganan Covid-19 per Senin, 4 Mei 2020.

Ia berkata ada 6 pasien positif yang masih dirawat di rumah sakit.”untuk PDP ada 16 pasien masih dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri.

“Sedangkan masih dalam pantauan (ODP) ada 75 orang di berbagai kecamatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati saiful arifin bersyukur atas hasil laboratorium 11 OTG yang menjalani karantina mandiri di Hotel Safin.”maka proses ini cukup panjang dan saya berharap menjadi berita baik untuk penanganan covid- 19 di Kabupaten Pati dan semoga tidak ada lagi yang positif.

Saiful arifin menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati sangat serius dalam menangani covid 19.” Ia pun mengajak masyarakat untuk mencari- cari asal usul pasien terpapar.

Dengan demikian,Ia mengatakan setiap pasien memiliki riwayatnya sendiri.”untuk itu,Wakil Bupati meminta agar masyarakat menaati anjuran pemerintah untuk tidak bepergian, apalagi keluar daerah yang tertular covid.

“Sebagai Pengalaman yang cukup diceritakan kepada saudara tetangganya bahwa saat ini jangan mudik jangan ke mana-mana dulu.

Sekaligus saya mengingatkan bahwa covid-19 menjadi perang bersama.”marilah kepada masyarakat agar selalu mengikuti apa yang sudah dihimbau oleh pemerintah.

“Tentang selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan maupun melakukan kegiatan-kegiatan yang baik dan tetap stay di rumah tentunnya,” pungkasnya.(@gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi