Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (15 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (15 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
INFODESA 29 September 2019, 14:19 WIB 2,306 PDF

Sukardi Sebut Pembangunan Ruas Jalan Jati Indah-Simpang Purwadadi Tanjung Bintang Tidak Maksimal

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sukardi Sebut Pembangunan Ruas Jalan Jati Indah-Simpang Purwadadi Tanjung Bintang Tidak Maksimal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS  — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Sukardi, ST sebut pelaksanaan overlay ruas jalan Jati Indah – Simpang Purwodadi, Kecamatan Tanjung Bintang, yang mengunakan Dana Anggaran Khusus (DAK) tahun 2019 belum maksimal.

Pernyataan yang dilontarkan oleh salah satu politisi dari Partai Amanat Nasional itu disampaikan langsung kepada infodesanews.com usai melakukan monev, Minggu (29/09/2019). Melalui pesan singkat Whatsapp.

Menurut Sukardi, Kepadatan dari proses pengerjaannya belum maksimal, sehingga masih banyak pori-pori yang terbuka.

“Proses pemadatan yang dilakukan menggunakan pneumatic tired roller (PTR) masih belum maksimal, harusnya paling tidak dilakukan enam lintasan ditambah empat lintasan air,” terangnya.

“Saya yakin, kondisi hasil pengerjaan jalan ruas jati indah – simpang purwodadi itu akan berdampak saat musim hujan tiba nanti, apa lagi dirus jalan tersebut sinar matahari tidak maksimal karena rindangnya batang karet disepanjang jalan,” imbuhnya.

Sementara itu secara teknis, Ia juga menyebutkan bahwa, apabila kepadatan lintasan tidak maksimal, saat memasuki musim penghujan, air yang masuk kedalam aspal akan dapat merusak kestabilan kontruksi nya.

“Pori-pori masih banyak yang terbuka, saya khawatir nanti air hujan akan meresap kedalam aspal sehingga dapat mengganggu fungsi prime coat (Lapis resap pengikat) atau take coat (lapis pengikat), dimana nantinya membuat kontruksi tidak stabil,” jelasnya.

“Untuk itu, saya harap ini menjadi perhatian dari petugas pengawas konsultan dan instansi terkait lebih ketat lagi dalam melaksanakan pengawasannya,” tutupnya. (SG).

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi