Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 08 Februari 2018, 09:00 WIB 1,334 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tadarus Budaya PMII Mempertahankan NKRI

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tadarus Budaya PMII Mempertahankan NKRI
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com  – Kedaulatan dan nasionalisme secara natural terbentuk dengan kuat dari budaya. Budaya sebagai akar terbentuknya suatu masyarakat dan negara. Mempertahankan budaya adalah bagian dari proses mempertahankan kedaulatan sebuah negara. Demikian diungkapkan oleh H Isdiyanto dalam sambutan Tadarus Budaya PMII Kota Semarang di Gedung Balaikota Semarang, semalam (07/02/2018)

“Kita kalau ingin mempertahankan NKRI harus mempertahankan budaya. Maka, tepat bila pelantikan PMII Semarang ini dilanjutkan dengan tadarus budaya.” Ungkap Isdiyanto. “Budaya sebagai elemen yang membentuk masyarakat ini harus dipertahankan, modernisasi boleh memasuki masyarakat, namun akar budaya kita jangan sampai ditinggalkan. Dengan budaya kita akan lebih bersatu mempertahankan NKRI” tegas pria yang menjabat sebagai kepala Kesbangpol Semarang melanjutkan sambutannya.

Tadarus budaya dibuka oleh Ketua DPRD Kota Semarang, H Supriyadi berlangsung hingga larut malam. Para kader dan senior yang hadir mengikuti hingga usai kegiatan. Supriyadi dalam kesempatan tersebut memberikan pesan agar PMII kritis dan tanggap terhadap perkembangan yang ada, “PMII Kota Semarang harus bermanfaat bagi masyarakat” Kata Supriyadi membuka sambutannya, “Dengan penduduk 1,6 juta, Kota Semarang kompleks sekali permasalahannya. Tidak hanya persoalan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan saja” Lanjut politisi dari PDI-P Semarang menerangkan, “Tentunya koordinasi yang baik dengan para stakeholder yang ada dan para pemangku kebijakan mesti dilakukan. PMII jangan hanya berdiam diri, jangan hanya dijadikan gagah-gagahan saja.” Tandasnya menegaskan, “Kota Semarang ini sudah kondusif, semua jejaring sudah tersedia, ada layanan aduan secara online, bisa juga bertemu langsung. Maka, dari itu untuk menyelesaikan pendapat, kritik, saran ataupun aduan bisa lebih mudah dan cepat” imbuhnya menerangkan.

Tadarus budaya menghadirkan KH Budi Hardjono. Kepada para kader PMII, Kiai yang juga dikenal sebagai budayawan asal Semarang menuturkan tingginya budaya Indonesia hingga dipelajari oleh banyak bangsa dari berbagai negara, “Jiwa-jiwa orkestra inilah yang melunakkan hati dan jiwa sehingga menjadikan bangsa ini rukun dan damai. Belanda, Yaman, Saudi dan banyak lagi orang dari berbagai belahan dunia ke Indonesia hanya untuk belajar kerukunan dan kedamaian”. Ungkapnya menuturkan.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi