Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (4 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (6 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (13 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (13 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (14 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (21 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (21 jam yang lalu)
INFODESA 07 Januari 2019, 10:06 WIB 2,357 PDF

Tagana Banyumas Gelar Operasi Tangkap Tawon

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tagana Banyumas Gelar Operasi Tangkap Tawon
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Tagana Banyumas Minggu malam (6/1/2019) sekitar pukul 19.30 WIB, melaksanakan Operasi Tangkap Tawon oleh TAGANA Kab. Banyumas. Sarang tawon berada di rumah Arif Joko Utomo warga Desa Purwosari RT 01 RW 01 Kecamatan Baturraden.

Komandan Tagana Kabupaten Banyumas mengatakan pemilik rumah Arif Joko Utomo tersengat tawon jenis engang tadi pagi sekitar pkl. 10.00 WIB. Kemudian Joko dibawa ke RS. Wijayakusuma, sesaat dilakukan pemeriksaan oleh dokter, Joko tersengat 17 titik, 6 di kepala dan 11 di badan.

Setelah mendapat laporan Tagana langsung melaksanakan penanganan sarang lebah tersebut. Setelah mendapat perawatan, korban sengatan, Joko diperkenankan kembali ke rumah. Menurut Ady, lebah engang tidak menyebabkan bahaya yang tinggi, apabila tersengat korban mengalami lemas, pusing, panas dan demam.

“Penanganan dilaksanakan pada malam hari tidak dilakukan dengan pembakaran, namun lebah dibuat pingsan dulu menggunakan minyak, sehingga mudah di unduh,” tambahnya

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi