Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (15 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (18 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (20 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (22 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (22 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (22 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 28 September 2021, 22:30 WIB 2,555 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Terima Audiensi Bupati Mamuju, Gus Halim Bahas Rencana Penurunan Kemiskinan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Terima Audiensi Bupati Mamuju, Gus Halim Bahas Rencana Penurunan Kemiskinan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima audiensi Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi beserta rombongan di ruang kerjanya, Selasa (28/09/2021).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas tentang rencana penurunan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Mamuju.

Pria yang akrab disapa, Gus Menteri ini menjelaskan tahapan-tahapan yang akan ditawarkan untuk menuntaskan penanganan warga miskin ekstrem.

Pertama, pemetaan awal. Kedua, peta warga miskin ekstrem per kabupaten dan yang ketiga adalah penyusunan rencana anggaran dan PIC.

“Nah ini kita siapkan, gampangannya Kemendes PDTT siap untuk tiga langkah ini,” ujar pria yang akrab disapa Gus Menteri ini.

Keempat, Konsolidasi data dan lapangan. Kelima, rencana aksi. Keenam, Implementasi dan yang ketujuh adalah monitoring keberlanjutan.

“Rencana aksi ini wilayahnya Bupati. Kenapa Bupati? Karena Bupati yang tahu wilayah dan yang punya wilayah. Sehingga road mapnya Bupati yang kasih gambaran berdasarkan hasil konsolidasi data ini,” ungkapnya.

Saat ini, setidaknya ada 35 Kabupaten di 7 provinsi yang menjadi pilot project atau fase pertama penurunan kemiskinan ekstrem yang ditargetkan tuntas pada akhir 2021.

Nantinya, akan ada gelombang atau fase kedua untuk kabupaten/kota lain yang dijadikan sebagai tempat untuk mewujudkan kemiskinan ekstrem, sesuai dengan target pemerintah, menuntaskan kemiskinan ekstrem pada 2024.

“Gelombang kedua, Kabupaten Mamuju pasti masuk. Nah ini usulan saya ke Pak Wapres, kalau mau betul-betul mewujudkan 0 persen ya ini tahapannya,” katanya.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi