Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (10 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (13 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (17 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (17 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (17 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (18 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 09 Mei 2025, 10:16 WIB 2,043 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tiga Menteri Kabinet Merah Putih Sambangi Blora, Ini Penjelasan Kades Kedungwungu Todanan

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tiga Menteri Kabinet Merah Putih Sambangi Blora, Ini Penjelasan Kades Kedungwungu Todanan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Rencana kehadiran tiga menteri dari Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, pada pekan ini, mengundang perhatian publik.

Menurut Kepala Desa Kedungwungu, kunjungan ini bukan tanpa alasan. Ketiga pejabat tinggi negara itu datang untuk menyaksikan langsung panen sorgum di lahan pertanian Dukuh Gelam, yang kini menjadi pusat perhatian nasional, Jumat, 09/05/2025.

Kepala Desa Kedungwungu Marsoni menjelaskan bahwa sorgum yang ditanam para petani di wilayahnya telah dinyatakan lolos verifikasi dan mendapatkan sertifikat nasional sebagai benih unggul. Menariknya, sorgum dari Dukuh Gelam ini menjadi satu-satunya sorgum penangkar bersertifikat nasional di Pulau Jawa, menjadikannya sorotan penting dalam upaya pengembangan pangan alternatif di Indonesia.

“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kedungwungu dan Blora. Para menteri hadir karena melihat langsung potensi nyata dari hasil kerja keras petani kami. Sertifikasi nasional ini bukan hal biasa, ini bukti bahwa sorgum dari Dukuh Gelam layak dikembangkan secara luas di Indonesia,” ujar Kepala Desa Kedungwungu.

Ketiga menteri tersebut dikabarkan berasal dari kementerian yang terkait dengan pertanian, ketahanan pangan, dan pembangunan desa. Dalam kunjungan tersebut, mereka juga berdialog langsung dengan para petani serta memberikan apresiasi atas inovasi dan konsistensi mereka dalam membudidayakan sorgum sebagai alternatif pengganti gandum dan beras.

Diharapkan, keberhasilan ini menjadi pemicu lahirnya kawasan-kawasan sentra pertanian sorgum lain di tanah air, seiring meningkatnya kebutuhan akan diversifikasi pangan nasional.**red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi