Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (8 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (8 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (8 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (9 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (23 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Mei 2021, 19:03 WIB 1,486 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tinggal 2 Pasien Positif Corona Virus di Bumi Batara Guru

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tinggal 2 Pasien Positif Corona Virus di Bumi Batara Guru
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Masdin, mengonfirmasikan, tinggal dua pasien corona yang sementara menjalani isolasi di daerah tersebut.

“Untuk hari ini, tidak ada penambahan kasus baru warga yang positif terjangkit Covid-19. Begitupun pasien yang sembuh,” kata Masdin, Sabtu 22 Mei 2021.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Luwu Timur (Lutim) ini, menjelaskan bahwa berdasarkan angka akumulatif, kasus konfirmasi di Luwu Timur yang berjuluk Bumi Batara Guru sudah 4.011 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.940 orang sembuh dan 69 lainnya meninggal.

Dengan tren positif ini, lanjut Masdin, masyarakat Lutim dihimbau tetap patuh menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

Dikatakan, saat ini, sudah lima kecamatan di Luwu Timur yang berstatus zona hijau. Yakni Kecamatan Burau, Wotu, Tomoni, Mangkutana, dan Kalaena. Sementara enam kecamatan lainnya masih berstatus zona kuning.

Keenam kecamatan yang masih berstatus kuning menurut Masdin adalah, Tomoni Timur, Angkona, Malili, Nuha, Towuti, dan Wasuponda.

Dalam kasus Covid-19, ada empat istilah yang digunakan yaitu zona hijau, zona merah, zona kuning, dan zona hitam.

Zona hijau artinya sebuah wilayah atau daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona. Aktivitas seperti biasa juga sudah bisa berjalan dengan normal. Namun, masyarakat tetap perlu untuk meningkatkan jarak sosial, cuci tangan, hingga pemakaian masker.

Zona kuning, artinya ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal. Di zona ini, petugas berwenang mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi dan melakukan pengujian, pemantauan maupun isolasi mandiri.

Sementara zona merah, artinya masih ada kasus Covid-19 pada satu atau lebih klaster dengan peningkatan kasus yang tinggi. Di wilayah ini perlu penerapan protokol kesehatan yang serius, seperti menutup sekolah, tempat ibadah, dan bisnis. Serta membatasi perjalanan hanya untuk tujuan penting.

Sedangkan zona hitam, daerah yang bisa memiliki kasus Covid-19 sudah darurat atau penambahan kasusnya sudah tinggi. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi