Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 22 Januari 2021, 20:14 WIB 2,709 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Trauma, Warga Jawa 102 di Pulangkan Pemerintah Sulawesi Selatan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Trauma, Warga Jawa 102 di Pulangkan Pemerintah Sulawesi Selatan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan
pesawat Hercules 1330 milik TNI Angkatan Udara (AU) mengangkut 102 pengungsi korban bencana gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, karena Trauma. Mereka merupakan perantauan asal Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) yang turut menjadi korban gempa, Kamis 21 Januari 2021 kemarin.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari Plt Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Gemala Faoza, Jumat (22/1/2021)

“Menurutnya, Dinas Sosial sudah berkoordinasj denfan Dinas Sosial Jawa Timur, Jawa Tengah dan maupun Kabupaten masing-masing di dua provinsi tersebut,” kata Gemala.

Pesawat mengangkut pengungsi dari Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin di Makassar ke Adi Soemarmo Solo dan berlanjut ke Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrahman Saleh Malang. Sebanyak 54 orang yang terdiri warga Magelang 2 orang, Solo Raya 50 Orang dan sisanya warga asal Demak.

Sementara 48 orang asal Jawa Timur terdiri dari perantau asal Lamongan 38 orang, Lumajang 2 orang, Gresik 4 orang dan Tuban 4 orang.

Turut hadir kemarin, Kamis 21 Januari 2021 pada pelepasan warga Jawa tersebut, Danlanud Hasanuddin, Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan pejabat lainnya Provinsi Sulsel.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Prof. HM Nurdin Abdullah menanggung semua biaya kepulangan warga Jatim dan Jateng yang trauma dampak gempa bumi di Sulbar dengan melalui jalur udara.

” Semua biaya kita tanggung untuk kembali ke kampung mereka di Jawa untuk bertemu dengan keluarga karena trauma, mungkin bisa terobati. Saya banyak berdiskusi dengan pengungsi Jawa ysng rata pedagang di Mamuju, mereka juga semuanya punya rumah di Jatim dan Jateng,” tandas Prof NA panggilan akrab Gubernur Sulsel. (yus/ben)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi