Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (7 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (9 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (13 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (15 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (16 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (17 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (20 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 Februari 2022, 21:25 WIB 1,202 PDF

Untuk Kecamatan Sidomulyo Pemkab Lamsel Gelontorkan Anggaran Sebesar Rp 29 Milyar Lebih

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Untuk Kecamatan Sidomulyo Pemkab Lamsel Gelontorkan Anggaran Sebesar Rp 29 Milyar Lebih
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kucurkan anggaran pembangunan sebesar Rp. 29.501.011.824 untuk Kecamatan Sidomulyo.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sidomulyo Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang digelar di lapangan desa Sidorejo, Rabu (2/2/2022).

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengungkapkan terdapat beberapa titik Jalan koridor di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Way Panji dan Palas yang akan dibangun tahun ini, dengan jarak keseluruhan yakni 28.680 km dan biaya pembangunan sebesar Rp. 46 miliar.

Jalan Koridor yang akan dibangun, yaitu terdapat di desa Talang Baru hingga desa Sidomulyo dengan jarak 3.500 km. Kemudian, dari Desa Sidomulyo hingga desa Sidoharjo dengan jarak 8,88 km dan Jalan Koridor desa Sidoharjo hingga desa Sidomakmur dengan jarak 5,5 km.

Selanjutnya, Jalan Koridor desa Sidomakmur hingga desa Bumidaya dengan jarak 4,04 km dan yang terakhir, yaitu Jalan Koridor desa Bumidaya hingga desa Palas Bangunan dengan jarak 6,7 km.

“Tahun ini dibangun nih, harapan saya pak Kades lebih giat lagi untuk gotong royongnya. Tadi saya berhenti di jembatan desa Sidowaluyo, banyak tanaman-tanaman dan rumput liarnya. Kalau butuh alat berat bikin surat, coba gotong royong. Jangan minta pembangunan tapi gak dirawat,” tulisnya.

Kemudian, Nanang juga menjelaskan kegiatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah, Hal itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan.

Nanang juga menegaskan agar Pemerintahan Kecamatan dan Desa dapat terus menggali potensi-potensi yang terdapat di wilayahnya, guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang sempat menurun akibat adanya wabah virus korona.

“Pak Kades lihat potensi daerahnya, apa yang dibutuhkan untuk menumbuhkan ekonomi di desa. Pemerintah pusat telah membagikan DD (Dana Desa) langsung dikelola oleh Desa, maka saya minta pak Kades bisa menggali Potensi di Desanya.”tegas Nanang dalam arahannya.

Nanang juga mengatakan, saat ini Kabupaten Lampung Selatan telah masuk dalam wilayah kategori miskin. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pergerakan masyarakat dan para pengusaha yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

“Lampung Selatan sekarang masuk dalam wilayah kategori miskin. Akibat pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil akibat pandemi Covid 19. Pemerintah Kabupaten tidak dapat berdiri sendiri, butuh bantuan dari Kecamatan dan Desa untuk terus menjaga, menyosialisasikan protokol kesehatan dan lingkungan,” kata Nanang dalam sambutannya.

Meski demikian, Nanang juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan saling mengingatkan dalam menerapkan protokol Kesehatan Covid-19. Karena

“Kuncinya adalah kita bersama-sama menjaga protokol kesehatan, tidak berhenti, terus menerus. Kita sudah merasakan 2 tahun kita vakum segala-galanya, aktifitas kita dibatasi. Hingga saat ini alhamdulillah lampung selatan level 1. Tapi bukan berarti, semau kita. Tidak menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Nanang berharap, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan berkelanjutan, pergerakan masyarakat juga dapat pulih kembali seperti sedia kala. Dengan demikian, akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan seluruh elemen masyarakat dapat menjaga protokol kesehatan. Kuncinya kepedulian, kebersamaan dan gotong royong. pertumbuhan ekonomi kita terganggu, pembangunan kita terganggu. Maka harapan saya, seluruh elemen peduli untuk menerapkan protokol kesehatan,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Sidomulyo, Anggota DPRD Lampung Selatan, Sekda Thamrin pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj. Winarni serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Yani. (Red) sumber Diskominfo Lamsel

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi