Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (2 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (18 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (19 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (19 jam yang lalu)
INFODESA 07 Juni 2022, 14:42 WIB 2,326 PDF

Untuk Mendukung Kawasan Agropolitan Bagi Para Kelompok Petani Milenial,Nanang Berikan Pelatihan,

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Untuk Mendukung Kawasan Agropolitan Bagi Para Kelompok Petani Milenial,Nanang Berikan Pelatihan,
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto terus menggelorakan program pertanian modern untuk mendukung kawasan agropolitan bagi para kelompok petani milenial, Selasa (7/6/2022).

Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya Pelatihan Pengembangan Pertanian Terpadu Berbasis Smart Farming bagi Non Aparatur, yang berlangsung di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, mulai dari tanggal 6 Juni hingga 11 Juni 2022 mendatang, dengan sasaran peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari Lampung Selatan.

Pelatihan Pengembangan Pertanian Terpadu Berbasis Smart Farming merupakan sistem pertanian berbasis teknologi, yang dapat membantu petani meningkatkan hasil panen dengan kualitas dan kuantitas tinggi.

Selain itu, dengan menerapkan pertanian terpadu berbasis smart farming juga akan memberikan efisiensi biaya dan waktu produksi, serta mitigasi iklim melalui penggunaan sumber daya alam secara bijak.

Nanang mengatakan, Pelatihan Pertanian Terpadu Berbasis Smart Farming ini merupakan salah satu bentuk terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, dalam mendukung kemajuan daerah pada sektor pertanian.

“Langkah terobosan inovasi antara pemerintah daerah dengan Bapeltan, ini langkah positif,
Pemerintah sudah banyak memberikan bantuan tetapi petaninya tidak pernah bahagia, susah terus. Ketika saya menjadi Plt. Bupati, saya minta datanya, termyata di lapangan banyak terjadi petani buruh, buruh tanam, buruh panen, bagaimana petani bisa sejahtera,” kata Nanang.

Dirinya mengungkapkan, Lampung Selatan memiliki wilayah yang sangat berpotensi dalam sektor pertanian. Oleh karena itu, Nanang ingin potensi ini didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dibidang tersebut.

“Dengan smart, pikiran yang cerdas kita tidak perlu lahan yang luas, tapi dengan pertanian modern bisa menghasilkan ekonomi. Bagaimana Lampung Selatan sebagai percontohan petani milenial. Kita mempunyai petani milenial, lahan kita sudah ada tapi kalau lahan ini tidak ditunjang dengan ilmu maka akan sia-sia,” ungkapnya.

Nanang berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik mungkin, sehingga nantinya ilmu yang didapatkan bisa dimanfaatkan dan diterapkan, pada lahan pertanian yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah Lampung Selatan.

“Ketika kalian pulang dari sini mendapatkan ilmu yang sangat luar biasa, ini sudah pemerintah fasilitasi, yang mana wilayah kita agraris tapi sekarang petani nya sudah hilang entah kemana. Insyaallah saya yakin kalau mereka ini harus digembleng pelatihan, saya percaya lah sama merka ini disiplin. Ini ilmu yang beber bener bermanfaat untuk kalian, untuk memajukan Lampung Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapeltan Lampung Dr. Abdul Roni Angkat, STP, M.Si menuturkan, para peserta pelatihan akan dilatih dengan sebaik mungkin. Selama pelatihan berlangsung, para peserta akan digembleng untuk menggarap pertanian secara modern.

“Harus disambut dengan baik dan dilatih dengan baik, saya mohon bantuan dari teman-teman sekalian semua peserta agar benar benar ikut pelatihan dengan serius. Acara pembelajaran dari selesai sholat subuh, full praktek lapangan daripada duduk dikelas. Makanya begitu subuh langsung ke lapangan. Saya yakin anak-anak ini sangat disiplin,” tuturnya.

Abdul Roni menjelaskan, melalui pembinaan dan pelatihan pertanian berbasis smart farming ini, akan menambah wawasan dan keterampilan para peserta mengenai pertanian modern. Dengan begitu, produksi dari hasil pertanian pun bisa lebih optimal, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produk.

“Disini kami sampaikan luas lahan kita 8,5 hektar, yang terdiri dari Holtikultura, perkebunan, kolam, dan lainnya, semua ini kami terapkan Smart Farming. Nanti kita liat dilapangan. Intinya kami dari Bapeltan Lampung siap mendukung dan mendampingi teman-teman dari Kabupaten Lampung Selatan dalam sektor pertanian,” jelasnya lebih lanjut. (Red) sumber Diskominfo Lamsel.

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi