Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (37 menit yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (2 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (2 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (3 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (10 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (20 jam yang lalu)
NASIONAL 20 Juni 2022, 17:46 WIB 1,700 PDF

Upaya Personel TNI dan Stakeholder di Lumajang, Sekat Jalur ke Pasar Hewan Ditengah Upaya Sterilisasi

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Upaya Personel TNI dan Stakeholder di Lumajang, Sekat Jalur ke Pasar Hewan Ditengah Upaya Sterilisasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

LUMAJANG, INFODESANEWS  – Cegah wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) Babinsa Kelurahan Jogotrunan Koramil 0821/01 Lumajang Sertu Darsono Laode, melaksanakan kegiatan penyekatan bersama personel Dishub, Pol PP dan aparat Kelurahan setempat, di Jalan Mahakam, Senin, (20/06/2022).

Sasaran dari kegiatan ini, yaitu para pedagang hewan kambing ataupun sapi yang masih ingin berjualan dipasar hewan lumajang.

“Apa yang kami lakukan ini merupakan wujud dari menjaga keselamatan masyarakat itu sendiri. Karena, sebaran wabah saat ini sedang diupayakan dipangkas,” ungkap Babinsa.

Sertu Darsono Laode, mengakui tak jarang warga diketahui colong – colong atau sembunyi – sembunyi menuju ke pasar hewan, meski pemerintah memperpanjang penutupan, dengan alasan sterilisasi (mencegah perluasan wabah).

“Selain melakukan penyekatan, kami juga sampaikan pemahaman. Sebab disisi lain, masyarakat harus tau dan mengerti akan maksud dan tujuan dari kegiatan yang kami lakukan,” imbuh Babinsa.(Pendim 0821)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi