Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (18 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (21 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Februari 2019, 23:30 WIB 483 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Usulan Relawan PMI Tiap Kecamatan Mempunyai Alat Foging

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Usulan Relawan PMI Tiap Kecamatan Mempunyai Alat Foging
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Ketua PMI Blora Ir. Sutikno Slamet saat di Pendopo Rumah dinas Bupati Blora dalam Musyawaraj Kerja PMI Blora tahun 2019, Rabu ( 6/2/2019), megungkapkan untuk pengadaan Penyediaan Alat Foging tiap Kecamatan untuk mengantisipasi DB yang  di laksanakan oleh Relawan PMI Kecamatan.

Dalam sambutannya Ketua PMI Blora Ir. Sutikno Slamet bertekat akan membantu dan membeckup Dinas Kesehatan Kab Blora termasuk Puskesmas mengupayakan pengadaan foging.

“ Mengingat Anomali musim terus berjalan serta  melihat begitu banyaknya permintaan desa memintak untuk lakukan Foging alias pengasapan, sedangkan saat ini di Blora hanya memiliki sedikit alat foging, kita akan berusaha menyediakan peralatannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ir. Sutikno Slamet mengungkapkan kegiatan fogging nanti akan memnfaatkan para relawan – relawan PMI di tiap daerah yang akan membutuhkan di wilayah masing – masing.

“ Saat ini PMI baru mempunyai 2 unit, dan kedepannya relawan akan di berikan pembekalan untuk cara penggunaan/operasiakn alat foging,” ungkapnya.

Ketua PMI Blora Ir. Sutikno Slamet juga mengingatkan kepada relawan untuk melakukan pendekatan kepada Desa agar bisa pengadaan Foging tersebut bisa di masukkan dalam anggara desa melalui RAPBdes sehingga desa yang mampu menganggarkan bisa menganggarkan pembeliannya .

“ JIka desa mampu menganggarkan, mengapa Tidak ?,”ujarnya.

“ Foging ini akan menjadi aset desa sehingga, jika ada situasi, atau hal – hal yang berhadapan dengan  demam berdarah dapat segera diatasi,” tandasnya.

Pantauan Infodesanews saat mengikuti Muskerkab PMI ini mencatat sejumlah wilayah di kabupaten Blora mengharapkan pemerintah bersama dinas terkait dalam melaksankan foging secepatkan di beberapa wilayah.

Senada dengan itu, relawan Guntur dari kecamatan Kradenan  mengungkapkan bahwa saat ini di beberapa desa di kecamatannya untuk segera lakukan foging, sehingga penyebaran nyamuk penyebar Virus DB di wilayahnya tidak memakan korban.

“ Wilayah kami sangat perlu penangan serius, sehingga warga kami tidak akan menjadi korban DB lagi,” pungkasnya.***Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi