Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 07 Februari 2023, 23:24 WIB 2,280 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Varitas Padi Tahan Hama Karya Petani Blora

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Varitas Padi Tahan Hama Karya Petani Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Petani Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban bersyukur BB tanaman padi yang menggunakan padi galur bebas hama.

Padi galur yang bernama Putra Blora (PB 01) itu hasil belajar otodidak seorang petani millenial desa Nglandeyan, Hadi.

“Saya bisa menemukan padi galur ini karena belajar otodidak, lewat youtube. Kemudian prosesnya mulai pembenihan hingga panen, prosesnya mayoritas menggunakan organik,” ucap Hadi.

Hadi melanjutkan, ada beberapa efek ketika ia menggunakan proses yang mayoritas organik.

“Efeknya seperti bapak ibu lihat, padi ini bebas hama, kemudian tinggi-tinggi dan jumlah panen diperkirakan 10 ton per hektarnya,” lanjut Hadi saat panen raya padi galur putra Blora (PB 01), Selasa (7/2/2023).

Disampaikannya, Hadi siap untuk menularkan apa yang telah ia dapat untuk masyarakat Blora secara luas.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si yang ikut secara langsung panen raya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Petani Millenial Nglandeyan.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi penghargaan setinggi-tingginya pada petani millenial khususnya mas Hadi yang sudah mendukung program kita terkait dengan ketahanan pangan,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, wilayah Kedungtuban adalah salah satu penyangga pangan kabupaten Blora, dimana pada akhir-akhir ini banyak fenomena gagal panen. Sehingga pihaknya meminta dinas terkait untuk mengecek di lapangan.

Bupati Arief melanjutkan, apa yang telah dihasilkan oleh petani millenial Nglandeyan komitmen akan mengawal ke Kementerian Pertanian.

“Saya ingin mengawal ini, agar menjadi varietas andalan kita. Besok rencana kita akan Jakarta dan akan menghadap ke kementerian Pertanian. Agar izin varietas dan hak paten bibit ini,” lanjut Bupati.

Selain panen raya Bupati Arief juga membuka ruang diskusi bersama para petani. Untuk mendengarkan aspirasi ataupun keluhan para petani Kedungtuban khususnya Desa Nglandeyan.

Turut ikut panen raya secara langsung Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM, perwakilan DP4 Blora, Forkompimcam Kedungtuban dan Kepala Desa se kecamatan Kedungtuban

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi