Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (11 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (15 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (15 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (16 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA Liputan Video 21 Juli 2020, 08:24 WIB 1,173 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Video; Akibat Banjir Bandang Bandara Andi Jemma di Tutup Hingga 29 Juli

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Video; Akibat Banjir Bandang Bandara Andi Jemma di Tutup Hingga 29 Juli
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS | Banjir bandang melanda Luwu Utara (Lutra) sejak 13 Juli 2020 lalu mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas Bandara Andi Jemma Masamba, Sulawesi Selatan (Sulsel), melumpuh jalan trans Sulawesi dan operasional penerbangan.

Hal itu disampaikan Kepala Unit Penerbangan Bandar Udara (UPBU) Andi Jemma Masamba, Mohammad Saboe pada media ini, Senin (20/7/2020) sore melalui via jejaring WhatsApp, bahwa operasional penerbangan pesawat perintis penumpang dan kargo tidak dapat beroperasi sesuai dengan NOTAMN Nomor C0708/20 perihal Penutupan Bandar Udara Andi Jemma di Masambs mulai 14 Juli 2029 sampai 29 Juli 2020 katena banjir bandang.

Mohammad Saboe mengatakan, banjir bandang  merendam area bandara dan merusak pagar bandara. Selain itu, material lumpur sebagian memenuhi area landasan bandara dan merusak 500 meter pagar bandara dan runway digenangi lumpur. Akibatnya, pihak bandara terpaksa harus menunda penerbangan hingga 29 Juli 2020.

” Pembersihan area bandara sementara dikerja/dibersihkan dan runway/landasan pacu,”ucapnya, seraya menambahkan oenundaan penerbangan ini berlangsung selama 14 hari ke depan.

Namun, jika kondisi normal lebih cepat pihak bandara akan mempercepat pula penerbangan.

Berikut ini Hasil Liputannya ;

" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen>

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi