Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (15 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL Liputan Video 12 Agustus 2020, 06:01 WIB 2,607 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Video: Sungai Saluampak Meluap, Warga Panik

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Video: Sungai Saluampak Meluap, Warga Panik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Warga Saluampak Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara yang bermukim di bantaran sungai Saluampak panik. Pasalnya, air sungai Saluampak tiba-tiba datang air banjir menggenangi beberapa rumah warga dan membuat kepanikan warga karena tidak selang satu jam air sungai langsung surut. Masyarakat panik dan trauma sehingga berhamburan keluar rumah. Mereka khawatir akan terjadi banjir susulan.

Kepanikan warga yang tinggal dibantaran sungai Saluampak puluhan warga keluar dan pergi di tempat yang aman dipohon Kelapa Sawit. Mereka panik dan takut akan terjadinya banjir susulan karena air sungai tiba-tiba surut dan trauma kejadian banjir bandang di Kota Masamba, Desa Radda dan Desa Meli Kecamatan Baebunta.

“Kirain mau datang banjir bandang, eh ternyata air sungai surut. Orang-orang sudah panik dan ada yang mengungsi ke Kebun Kelapa Sawit dan ada juga yang sudah bungkus barang barang berharga mereka,” ujar Kepala Desa Mari-Mari, Mariama, Selasa (11/8/2020) malam.

Ketakutan warga karena trauma dan takut kejadian di Kota Masamba, di Desa Radda dan Meli.

Adapun, kondisi yang sebenarnya hanyalah banjir luapan. Bahkan, banjir air sungai itu tak sampai satu jam. Saat ini sudah surut.(yustus)

Berikut ini liputannya;

" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen>

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi