Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (8 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (8 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (10 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (11 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (12 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (23 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Juli 2021, 11:05 WIB 650 PDF

Wakil Gubernur : Momentum Baik Berbagi Qurban di Masa PPKM Darurat

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wakil Gubernur : Momentum Baik Berbagi Qurban di Masa PPKM Darurat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KOTA TASIKLAMAYA,Infodesanews.com –  Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap hari raya Idul Adha ini menjadi momentum tolong-menolong dan berbagi dengan berqurban. Khususnya dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini berdampak pada penurunan sektor ekonomi.

“Oleh karena itu momentum ini yaitu untuk memberikan kebaikan berupa qurban. Jadi saya mengajak pada mereka yang berlebih untuk berqurban demi pahala dan kebaikan kita semua,” ungkap Pak uu –sapaan Wagub Jabar di Rumah Singgah Wakil Gubernur Jabar, Selasa (20/7/21).

Namun Pak Uu mengingatkan kembali pada proses pemotongan hewan qurban harus selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal tersebut harus sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.

Serta juklak kuknis yang telah disepakati oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Ketua DMI Pemprov Jabar, Kemenag Kanwil Jabar dan juga MUI Jabar.

“Karena jangan sampai peringatan hari besar ini ada kemudharatan yaitu meningkatnya kasus positif Covid-19. Pemerintah bukan berarti melarang untuk berqurban dan melaksanakan shalat Idul adha hanya mengatur dan membatasi,” kata Pak Uu.

Selain itu pun, tutur Pak Uu, Idul Adha ini mempunyai makna adanya barokah. Yaitu bertambahnya kebaikan dengan saling berbagi. Dan juga dirinya meminta masyarakat harus selalu bersabar dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

“Bersabar ini bukan berarti diam menerima segala cobaan, tetapi bersabar itu juga harus berusaha untuk menghindar dan mengantisipasi cobaan ini. Termasuk didalamnya adalah melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan yang lainnya,” katanya.

Sesuai dengan kebijakan, Pak Uu melaksanakan shalat Idul Adha dikediaman bersama keluarga dengan menerapkan prokes. Selain itu pelaksanaan hewan qurban dilaksanakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda juga tidak lepas dari prokes. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi