Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (20 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 18 September 2018, 18:12 WIB 514 PDF

Wakili Gubernur Sulut, Humiang Lepas Kirab Satu Negeri

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wakili Gubernur Sulut, Humiang Lepas Kirab Satu Negeri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SULAWESI UTARA, INFODESANEWS – Sejarah pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia telah mencapai titik kesepakatan trilogi kebangsaan, melalui ikrar “Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa” yang telah dikumandangkan pada sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang pada acara Pelepasan Kirab Satu Negeri yang dilaksanakan di Manado, Senin (17/9) siang.

“Ikrar dan semangat kebhinnekatunggalikaan yang telah dikumandangkan tersebut, telah berhasil mengendapankan perbedaan daerah, suku, agama, dan bahasa daerah, dalam kesadaran kebangsaan yang ideal dan luas, hingga akhirnya tercapailah kemerdekaan Indonesia,” kata Humiang.

Namun demikian, menurut Humiang, sangat disayangkan seiring dengan 73 tahun Indonesia merdeka, semangat kebhinnekatunggalikaan yang selama ini mampu untuk ikut mengawal pembangunan dan kesatuan bangsa, beberapa tahun terakhir sedang goyah dengan terpaan problematika kemajemukan dan keragaman yang terus mengemuka. (yn/rd)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi