Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (20 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (21 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 19 Maret 2018, 21:53 WIB 1,235 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Walaupun Di Verboden Jalan Kabupaten Bayumas Sering Dilangggar oleh pengendara

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Walaupun Di Verboden Jalan Kabupaten Bayumas Sering Dilangggar oleh pengendara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Purwokerto, Infodesanews.com – Walaupun sudah dipasang rambu larangan masuk (verboden), Jalan Kabupaten tepatnya depan Pendopo Sipanji, masih banyak pengendara kendaraan bermotor yang melanggar dan menerobos rambu – rambu larangan itu. Untuk itulah Dinas Perhubungan (Dishub) setiap hari kerja menempatkan anggotanya untuk menjaga jalan tersebut.

Adit petugas Dishub mengatakan rambu larangan Verboden itu sudah terpasang 10 tahun. Namun masih banyak warga yang belum menaati rambu-rambu itu, padahal rambu itu dipasang untuk mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, karena ada Pendopo Sipanji sebagai pusat pemerintahan.

“Sering terjadi kecelakaan di sekitar jalan ini, baik diujung timur, didepan pintu keluar, maupun di ujung paling barat, maka pimpinan Dishub memerintahkan kami untuk berjaga,” katanya.

Dinas Perhubungan menempatkan petugasnya untuk menjaga ketertiban lalu lintas didepan pendopo karena pada jam kerja, banyaknya kendaraan keluar masuk dari pendopo serta mengurangi terjadikanya kecelakaan.

Mereka menertibkan dengan cara mengarahkan para pengguna jalan untuk menggunakan jalan yang seharusnya dan ketika ada yang melanggar, mereka akan memberhentikan dan memberikan informasi kembali mengenai keberadaan rambu lalu lintas yang ada.

“Tapi ketika dari datangnya sudah kencang, kami hindarkan, karena resiko juga ke kami nantinya” kata Pak Adit ketika ditanya mengenai cara petugas menertibkan lalu lintas di Jalan Kabupaten.

Para petugas berharap agar masyarakat pengguna jalan untuk lebih tertib lagi dalam berkendara, untuk menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

“Taati peraturan lalu lintas, seperti taati rambu, marka, dan lampu lalu lintas” kata Imaduddin.

Beberapa pengendara saat diberhentikan mengatakan kalo memutar terlalu jauh sehingga terpaksa menerobos, ada juga yang beralas an lupa atau tidak melihat adanya rambu lalu lintas.

Dodo Susanto Cameramen Bagian Humas dan Protokol, salah satu korban salah arah mengaku, dirinya yakin dirinya aman, saat melintas jalan itu, karena diujung timur ada tanda larangan, walau diposisi jalan yang benar tiba-tiba ada motor dari arah timbu dalam posisi ngebut dan menabraknya.

“Saya tertabarak tiga minggu yang lalu,” katanya

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi