Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (20 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (23 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Desember 2018, 11:39 WIB 2,247 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Warga Desa Sidodadi, Penyandang Disabilitas Yang Kreaktif

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Desa Sidodadi,  Penyandang Disabilitas Yang Kreaktif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Keterbatasan fisik tak menghalangi Surono (45) warga Desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, penyandang disabilitas untuk menafkahi isteri dan satu orang anaknya yang masisih duduk di bangku sekolah.

Surono adalah 1 dari 200 orang penyandang Disabilitas yang masuk  dalam komunitas penyandang Disabilitas dari 500 orang jaumlah Disabilitas yang ada di Lampung Selatan.

Menurut Rahmat Witoto,  Surono adalah 1 dari 200 orang penyandang disabilitas yang mempunyai kreaktif, sebenarnya untuk penyandang disabilitas ada 500 orang di Kabupaten Lampung Selatan,

“Namun baru sekitar 200 orang penyandang disabilitas yang masuk dalam komunitas yang kita bentuk, itupun bisa kita bilang belum masuk dalam kelembagakan secara resmi. “ujar Rawit sapaan akrabnya yang juga mantan kepala Desa setempat.

Ini semua kita bentuk sebagai rasa kepedulian kami antar sesama khususnya para penyandang Disabilitas, untuk lebih kreaktif dan menyalurkan bakat dan ketrampilan yang dimilik.

“Saya berharap kepada pemerintah dan intansi terkait dapat memberikan dorongan dan bantuan apa yang menjadi kebutuhan para disabilitas agar dapat terus berkereasi.”kata Rawit pada Infodesanews.com. Kamis (20/12)

Sementara itu Surono penyandang disabilitas mengucapkan banyak terimakasih kepada Rahmat Witoto dan yang lainya, karena saya bisa mendapatkan bantuan kaki palsu, Ini semua adalah berkat perjuangan dan usaha beliau.

“Dula pernah ada pertemuan dengan pak Bupati Zainudin Hasan dan akan di usahakan untuk memberi bantuan,”kata Surono.

Kami para penyandang disabiltas sangat mengharapkan perhatian pemerintah dan intasi terkait agar dapat beraktivitas layaknya orang-orang yang normal.

“Istilahnya kami butuh kailnya bukan ikanya, karena kami ingin berkereasi dengan batas dan kemampuan kami untuk lebih maju. “pungkas Surono.   (Sg)

 

 

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi