Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (22 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 24 Desember 2018, 03:36 WIB 1,823 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Geovani, Warga Pesisir Butuh Posko Yang Layak

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Geovani, Warga Pesisir Butuh Posko Yang Layak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Bantuan untuk korban bencana tsunami di Kecamatan Rajabasa dan Kalianda massih terus berdatangan. Disana warga butuh posko pengungsian yang layak, sebab masih banyak pengungsi yang berlindung didataran tinggi.

Geovani Anggasta calon politisi senayan dari Partai Golkar yang berada dilokasi sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB tadi malam mengatakan bahwa cuaca dan penerangan masih buruk.

“ Mereka (pengungsi) perlu lebih banyak perlengkapan seperti selimut dan logistik karena jalur disana ketika saya melintas nyaris lumpuh. Utamanya di Desa Way Muli barat dan Way Muli Timur,” kata Geovani kepada Infodesanews.com, Minggu (23/12) malam.

Dara cantik ini menjelaskan pihaknya memberikan bantuan dari sisi logistik dan ketersediaan air bersih. Kendala yang dihadapi kata dia keterbatasan akses hal itu menyulitkan penyaluran bantuan kesana.

“ Dari beberapa kementerian juga sudah turun menyalurkan bantuan, tapi memang akses jalan yang sempit cukup menyulitkan. Ditambah lagi daya dukung penerangan yang nyaris padam total,” ungkapnya.

Diantara desa yang disisir, pemerintah harus segera estafet memulihkan akses vital baik dari infrastrukur listrik maupun akses yang tertutup puing-puing bangunan.

Dengan berbalut jas hujan kuning, Vani berinteraksi dengan beberapa korban yang sedang mengungsi dirumah-rumah warga yang jah dari bibir pantai. Disana, jebolan Universitas Padjajaran ini berharap keluarga dari korban yang meninggal untuk ditabahkan.

“ Mudah-mudahan diberi ketabahan, pasca kejadian ini rakyat Lampung dilanda duka yang tak kalah menyakitkan secara beruntun, untuk itu kita semua berharap bisa melewati ujian ini dengan sabar dan tabah,” tandas Vani. (Sg)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi