Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (16 menit yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (19 menit yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (50 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (8 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (16 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (19 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (20 jam yang lalu)
INFODESA 23 Juni 2022, 21:44 WIB 527 PDF

Warga Harus Rogoh Kocek Untuk Penguburan Sapi Terjangkit PKM

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Harus Rogoh Kocek Untuk Penguburan Sapi Terjangkit PKM
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Salah satu warga Desa Krocok, kecamatan Japah Kabupaten Blora harus rogoh kocek dalam untuk penguburan ternaknya yang mati akibat penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Rabu 22/06/2022.

Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sudah meluas saat ini, tidak terkecuali di Kabupaten Blora Hal yang juga di rasakan warga desa krocok, kecamatan Japah dimana ternak sapi mati akibat tertular penyakit tersebut.

Pada Kesempatan itu ketua Satgas Penanganan PMH desa Krocok Mohc. Ghofur kepada Infodesanews membenarkan adanya kematian ternak sapi salah satu warga yang kuat terjangkit penyakit Mulut dan kuku ( PMK ) karena adanya gejala – gejala yang di derita ternak sapi warga sebelum mati seperti yang di ungkapkan dokter ternak yang telah memeriksa beberapa waktu lalu.

“Memang ternak warga saat ini dalam pemantauan Satgas PMK desa Krocok, yang sudah di bentuk,” ujarnya.

“kami juga selain Sosialisasi telah melakukan pencegahan lainnya dengan menyemprotkan sejumlah desinfektan ke semua ternak yang berada di desa Krocok,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut Ghofur mengungkapkan dengan adanya kasus kematian ternak ini akan menambah deretan jumlah ternak yang telah mati akibat PMK di kabupaten Blora.

“ kita sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dengan adanya kematian ternak sapi yang mati akibat penyakit mulut dan kuku ini,” ungkapnya lagi.

Di sisi lain, kepala desa Krocok, kecamatan Japah, kabupaten Blora Ratman juga membenarkan adanya kematian ternak sapi diwilayahnya.

“ Ini merupakan kematian pertama kali wilayah kami, sejak di bentuknya satgas Pemantauan PMK di desa krocok,” ungkapnya.

Disamping itu Ratman juga mengharapkan kepada pemerintah adanya bantuan dalam penguburan ternak yang terjangkit PMK karena dirasa sangat berat dan besar biayanya.

“Terkait penguburan ini adanya bantuan pemerintah membatu kami dalam setiap penguburan ternak yang terjangkit PMK, Ujarnya.

Ditambahkan dalam setiap penguburan ternak sapi dibutukan 8-10 orang dalam penguburan, 6-8 orang ( tergantung berat Sapi ) dalam pemindahan ternak sapi ke dekat liang penguburan, 2 0rang bertugas menggali lubang penguburan yang tentunya akan merogoh kocek yang cukup lumayan.***Red.

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi