Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (11 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (14 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (18 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (18 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (18 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 30 Agustus 2018, 15:46 WIB 2,641 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Warga Kecewa Dengan OP Gas Elpiji Ukuran 3,Kg Bersubsidi

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Kecewa Dengan OP Gas Elpiji Ukuran 3,Kg Bersubsidi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Pelaksanaan operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg yang di gelar Dinas Perdagangan dan Pasar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) diwilayah Desa Sukabanjar,  Kacamatan Sidomulyo, di keluhkan warga, Kamis (30/18).

 

Pasalnya hanya 500 tabung Gas elpiji ukuran 3 Kg yang di siapkan dalam pelaksanan OP, sedangkan yang di butuhkan lebih dari 1000 Tabung.

Berdasarkan data yang didapat Infodesanews.com. Sebanyak 500 tabung Gas elpiji ukuran 3 kg di jual dengan harga Rp 17 ribu per tabungnya, hal ini bertujuan agar dapat mengurangi kelangkaan dan mahalnya harga Gas elpiji ukuran 3 Kg yang beberpa bulan terahir harganya melambung. dan hampir hilang di pasaran.

 

Dengan di laksanakanya Oprasi Pasar Gas elpiji ukuran 3 Kg yang bersubsidi di wilyah Kecamatan Sidomulyo, dengan harga yang setandar membuat banyak warga yang kecewa akibat tidak ke bagian.

Menurut warga Kecamatan Sidomulyo. pelaksanaan Operasi pasar (OP) Gas elpiji ukuran 3Kg dengan harga Rp 17 per tabungnya ini bukan tidak bagus, hanya saja kurang efektif.

 

“Karna yang namanya OP ini kan sifatnya sementara dan juga untuk mengatasi kelangkaan dan mahalnya harga yang terjadi di satu atau dua Desa saja, “Tapi saat ini kan keadaanya beda, karna sudah menyeluruh di Lampung Selatan. mengalmi hal yang sama.”ujar Izal.

 

Sedangkan dalam pelaksanan OP barangnya terbatas, dan tidak setiap hari ada OP, “Ketika ada pelaksanaan Oprasi Pasar dengan harga yang murah, warga yang benar-benar kurang mampu Gasnya masih ada. kitika Gas abis kita beli di eceran harganya kembali mahal.

 

“Kami selaku warga yang kurang mampu berharap kepada pemerintah dapat mengatasi keadaan ini jangan sampai berkepanjangan, sudah tiga bulan lebih kami sangat terbebani dengan tingginya harga Gas.”pungkas Izal.   (SG/Slmt)

 

 

 

 

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi