Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 09 Agustus 2023, 13:03 WIB 1,471 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Warga Pelita Gelar Aksi Turun Jalan ; TANGKAP ROCKY GERUNG!

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Pelita Gelar Aksi Turun Jalan ; TANGKAP ROCKY GERUNG!
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS.COM, Sejumlah warga Kota Solo yang tergabung dalam warga Peduli Etika dan Adab (Pelita) menggelar aksi turun kejalan memprotes keras pernyataan Rocky Gerung yang diduga sebagai bentuk penghinaan kepada Presiden Joko Widodo. Pernyataan aksi damai dilakukan di sekitaran bundaran Gladak dan kawasan Balaikota Solo, Rabu (9/8/2023).

Aksi damai dilakukan dengan membentangkan spanduk berukuran besar yang bertuliskan Tonggone Jokowi Ora Trimo, Rocky Gerung Ojo Kumalungkung, yang artinya Tetangga Jokowi tidak terima, Rocky Gerung jangan sombong/angkuh. Tulisan itu sebagai bentuk protes terhadap Rocky Gerung yang diduga melontarkan penghinaan kepada Presiden.

Narimo (Koordinator Aksi Warga Pelita) (foto infodesanews)

Koordinator Gerakan Warga Pelita Narimo menyatakan aksi damai itu digelar dengan tujuan ikut menjaga marwah dan kehormatan Presiden. Ia menegaskan aksi itu tidak ada kaitannya dengan partai politik (parpol) atau aliran apapun. “Aksi ini kami laksanakan semata-mata untuk menjaga marwah dan kehormatan Presiden. Siapapun presidennya mau Pak Jokowi, Bu Mega, Gus Dur, atau yang lain, ketika ada penghinaan, cacian terhadap presiden, bagi saya itu tidak etis,” ucap Narimo ketika ditemui awak media di sela-sela aksi damai itu.

Peserta aksi membentangkan spanduk di bundaran Gladag Solo.

Terlebih karena saat ini presiden dijabat oleh Jokowi yang notabene berasal dari Kota Solo, Narimo menyebut kritikan seharusnya disampaikan dengan sikap yang santun dan beretika. Terlebih karena Presiden kita adalah orang Solo, maka kami mengambil tema Tonggone Jokowi Ora Trimo, Rocky Gerung Ojo Kumalungkung. Kumalungkung di sini artinya jangan terlalu sombong, atau terlalu angkuh, dan kami berharap itu menjadi evaluasi bersama," ungkapnya. (*/red slo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi