Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (13 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (20 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (20 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (20 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (20 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 10 Maret 2018, 13:31 WIB 2,493 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Workshop Penulisan Buku

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Workshop Penulisan Buku
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Purwokerto, Infodesanews.com – Universitas Nahdatul Ulama Purwokerto (UNU PWT), menyelenggarakan Work shop Penulisan Buku dan Strategi Penerbitan Buku pada Penerbit Besar, Jumat (9/3), di aula UNU Purwokerto. Sebagai pembicara adalah Dr. Icuk Rangga Bawono, SE, SH, M.Si, M.Hum, Ak. CA, dari Univetsitas Jendral Soedirman.

 

Rektor UNU , Prof. Dr. Ir. H. Achmad Sodiq, mengatakan bahwa Karya Ilmiah penting bagi seorang pendidik. Karier seorang pendidik bisa lancar apabila membuat jurnal dan pembuatan buku atau menulis karya ilmiah. Saya sendiri punya 3 buku, tetapi setelah itu terkendala oleh pembagian waktu. Semoga nanti Bapak Icuk bisa memotivasi kita untuk bisa menulis buku sekaligus strategi cara membagi waktu.

 

Pembicara tunggal, Dr. Icuk , bertanya untuk apa sich menulis buku ? Pertama termasuk Tri Dharma Petguruan Tinggi , kedua untuk naik pangkat , ketiga untuk pengakuan masyarakat, dan keempat menambah incam atau penghasilan, ” katanya.

 

“Salah satu cara untuk lolos di Dewan Redaksi adalah menutup atau menberikan solusi kelemahan buku lain. Kedua kecepatan merevisi buku, apabila ada editing. Apalagi penerbit asing, butuh kedisiplinan tinggi. Diberi waktu 3 hari nggak jadi , berarti lewat, ” jelasnya.

 

“Strategi menulis buku apabila sibuk , bisa dibuat berkelompok. Bagi tugas, misal tiga orang buat 6 bab, setiap orang diberi tugas 2 bab. Kedua disiplin, setiap hari luangkan waktu 1 jam saja. Ketiga motivasi keagamaan, bahwa di akhirat ditanya sudahkah buat buku yang betmanfaat ? Keempat jangan takut menulis. Jangan minder tulIsannya dianggap jelek.” tambahnya.

 

“Langkah selanjutnya, lakukan mapping di penerbit yang kita tuju. Sudahkah ada judul buku yang dibuat di penerbit itu ?” pungkasnya.(Sujiono/Aras)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi