Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (5 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (9 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (10 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (10 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (11 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (17 jam yang lalu)
INFODESA 07 Juli 2018, 10:41 WIB 503 PDF

Yayasan Indonesia Maritim Siap Bantu Pemerintah Upayakan Kesejahterakan Nelayan

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Yayasan Indonesia Maritim Siap Bantu Pemerintah Upayakan Kesejahterakan Nelayan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Infodesanews.com, Semarang – Luas lautan yang dimiliki oleh Indonesia hingga saat ini belum dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan. Hal ini diungkapkan oleh Sigit Winarno, Ketua Yayasan Indonesia Maritim saat ditemui di sela sminar Pesisir bertemakan Membangun Sinergi Berkualitas SKK Migas untuk Kesejahteraan Kampung Pesisir, yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Tanjung Mas Jalan Ronggowarsito 42 A Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, tadi siang (06/07)

Sigit menyatakan bahwa Yayasan Indonesia Maritim yang baru terbentuk belum lama ini tengah berupaya untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan nelayan. Dalam beberapa bulan ini, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan komunitas Asa edu dan APMI dalam mendidik nelayan, khususnya nelayan tradisional.

Sigit menilai bahwa program Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di wilayah pesisir belum banyak diketahui oleh warga pesisir. Sebab itulah pihaknya berupaya menjembatani agar masyarakat dapat mengakses program tersebut.

Ketua Front Nelayan Marhaen, Sugeng Nugroho menegaskan bahwa sinergitas pemerintah dengan nelayan diharapkan mampu mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia. Menurutnya, upaya pemerintah dalam mewujudkan poros maritim merupakan jalan menuju kedaulatan laut Indonesia. Mengupayakan kemandirian nelayan, dengan memperhatikan budaya nelayan yang ramah ekologi laut maupun seni budaya yang ada. Sugeng memperhatikan bahwa nelayan tanjung mas memiliki potensi tersebut.

Sementara, Didik Sasono Kepala Divisi Formalisme SKK Migas menerangkan peran SKK Migas sebagai lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi dan mengarahkan perusahaan minyak dan gas.

“Saling dukung atau gotong-royong dalam pemberdayaan masyarakat,” kata Didik saat menyampaikan materi,

“Pengeboran minyak dan gas bumi dibawah pengawasan kami,” lanjutnya menerangkan,

“Minyak mentah tersebut diolah menjadi bahan bakar, termasuk menjadi plastik. Termasuk menjaga perbatasan laut dari teroris masuk,” ungkapnya.

Didik menyatakan adanya kerjasama yang baik dengan para nelayan, karena itu setiap ada gejala-gejala yang aneh atau mencurigakan para nelayan biasanya berkomunikasi dengan kami.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi