Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (3 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (13 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (13 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (18 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu)
INFODESA 10 Juli 2019, 13:15 WIB 1,328 PDF

YPRU Diyakini Bisa Jadi Solusi Permasalahan Zonasi Sekolah

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

YPRU Diyakini Bisa Jadi Solusi Permasalahan Zonasi Sekolah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PATI, INFODESANEWS.COM – Bupati Pati Haryanto hari ini hadir dalam Milad ke-70 Pondok Pesantren Raudlotul Ulum serta Haul ke-41 Mbah Suyuthi Abdul Qodir Jaelani yang berlokasi di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan Pati.

Menurut Bupati Haryanto, pondok pesantren seperti ini adalah merupakan aset. Sebab, mengelola jumlah santri sebanyak 6.000 orang tidaklah mudah.

“Apalagi mengelola dengan kemandirian, tanpa mengharap bantuan – bantuan. Sebab, dari Pemkab sendiri memang belum banyak memberikan bantuan, hanya sebatas bantuan operasional BOS yang nilainya belum seberapa jika dibandingkan dengan jumlah santri yang ribuan. Oleh karena itu saya bilang, ini merupakan hal yang luar biasa”, tegasnya.

Haryanto menjelaskan, ini semua demi mendidik anak bangsa. Mendidik anak dari luar daerah, bahkan luar pulau. Untuk mendapatkan pendidikan budi pekerti yang baik, pengetahuan agama yang baik demi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Selain itu, juga sebagai salah satu solusi atas regulasi sistem penerimaan siswa melalui zonasi yang anak – anaknya tidak mendapat sekolah. Apabila tidak ada pondok pesantren semacam ini di Kabupaten Pati, maka akan sulit memberikan pembelajaran serta penerapan ilmu di bidang keagamaan”, tegasnya.

Oleh karenanya, Bupati Pati menegaskan bahwa pihaknya selalu mendukung dan memberikan motivasi agar pendidikan di pondok pesantren Raudlatul Ulum semakin berkembang pesat.

Selain dihadiri Bupati Pati, kegiatan ini juga diikuti oleh Kapolres Pati, Kepala Kemenag Pati, Pengasuh Pondok Raudlatul Ulum KH. Muh. Najib Suyuthi, KH. Luthfi Absul Hadi, dan Duta Besar Mesir untuk Republik Indonesia, YM Amr Mouawad.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi