Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (2 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (12 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (12 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (17 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Maret 2023, 15:53 WIB 671 PDF

Yusuf Nurbaidi Ketua Gapoktan Apresisasi Pemda Blora Trobosan Ketergantungan Pupuk Bersubsidi.

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Yusuf Nurbaidi Ketua Gapoktan Apresisasi Pemda Blora Trobosan Ketergantungan Pupuk Bersubsidi.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Perlu diapresiasi trobosan – trobosan baru Pemkab Blora, dalam upaya membantu petani untuk mengurangi ketergantungan pupuk bersubsidi karenakan kelangkaan saat in, untuk beralih ke pupuk organic di karenakan Penggunaan pupuk organik lebih ramah lingkungan dan hasil pertaniannya lebih sehat.

Dok. launching gerakan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi, yang digelar di lantai dua Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, pada Senin (20/03/2023).

Pernyataan itu di ungkapkan Yusuf Nurbaidi selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani Bersama (Gapoktan) Kabupaten Blora, Jawa Tengah usai mengikuti launching gerakan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi, yang digelar di lantai dua Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, pada Senin (20/03/2023).

“Sebuah langkah yang patut diacungi jempol dan diberi apresiasi. Jadi dengan adaya pupuk organik ini kami menyambut baik ini sebagai langkah terobosan untuk mengantisipasi ditengah-tengah kita kekurangan pupuk bersubsidi,”ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf menceritakan bahwasanya saat ini para petani sangat kebingungan untuk mencari alternatif-alternatif lain.

“ jika para petani sebisa mungkin perlu mulai mandiri dari ketergantungan pupuk bersubsidi yang dialokasikan pemerintah. Karena menurutnya, pemerintah setiap tahun di pusingkan dengan kuranya subsidi pupuk setiap tahunnya,” imbuhnya

Ia, juga menambahkan bahwasanya sesuai dengan instruksi Bupati Arief Rohman seluruh Gapoktan di Kabupaten Blora untuk membuat pupuk organik dari kotoran sapi, dan sudah beberapa kali melakukan pelatihan dengan universitas-universitas ternama di Indonesia.

“Ini memang dintruksikan bapak bupati untuk membuat pupuk organik dari kotoran. Banyak pelatihan-pelatihan bisa dari Ugm, dari IPB ini sudah mulai menggeliat. Dan yang perlu itu menyadarkan masyarakat, bagaiamana merubah pola pikir para petani untuk segera bisa mempergunakan pupuk organik ini,” tandasnya.

Terakhir, dirinya kembali berharap pada petani untuk pakai pupuk organik. Sesuai selogan “Pupuk’e Kandang, Tandurane Kondang,”.***Red

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi