Hj Elis Nurhayati Dalam Maulid Nabi Muhamad SAW harapkan peserta didik yang Akhlaqul Karimah

PENDIDIKAN62 Dilihat

Bogor, Infodesanews – SMAN  4  Kab. Bogor  mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW. Pada tanggal 13 Desember 2017 di halaman sekolah SMAN 4 Kelurahan Cibinong Kec, Cibinong Kabupaten Bogor.

Acara yang membawakan tema “Meningkatkan Akhlaq Peserta Didik dengan Meneladani Sifat dan Perilaku Nabi Muhammad SAW” di meriahkan dengan penampilan musik  hadroh,  pembacaan shalawat dan  rawi,  hiburan kesenian islami  dan Ceramah yang di bawakan oleh  Ust. Muhammah Maulana (Host Acara Islam itu Indah)

Peringatan Maulid Nabi SMAN 4 Cibinong dihadiri oleh   perwakilan OSIS SMA di sekitar SMAFOUR (sman 1 cibinong, sman 3 cibinong, smapgri 1 cibinong, sman 1 citeureup), Komite Sekolah dan Komite Kelas, lurah dan  staf kelurahan cibinong, camat  dan  staf kecamatan cibinong. perwakilan Koramil Cibinong, perwakilan Polsek Cibinong dan  Ketua RW beserta  RT kelurahan cibinong,

Ustad Muhamad Maulana dalam ceramahnya menyampaikan sekilas tentang kelahiran Nabi Muhamad SAW, Meneladani akhlaq nabi Muhammad SAW melalui sejarah kelahirannya sampai beliau berhasil menyebarkan islam, Pentingnya menjaga sholat& keutamaannya dan  Nilai-nilai keutamaan berbakti kepada orang tua dan  guru.

Harapan Kepala Sekolah,  Hj. Elis Nurhayati ,S.Pd, “Semoga dengan diselenggarakannya  Peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, keluarga besar SMA Negeri 4 Cibinong akan senantiasa istiqomah mencintai Rasulullah SAW, serta meneladai sifat dan perilaku Rasullulah SAW dalam kehidupan sehari-hari”.

Khusus untuk peserta didik SMA Negeri 4 Cibinong Hj. Elis mengharapkan   semoga dengan peringatan Maulid Nabi SAW ini, akan membentuk kesalehan sosial dan karakter peserta didik yg ahlaqul karimah.

Acara peringatan maulid Nabi Muhamad SAW diakhiri dengan kegiatan sholat dzuhur berjamaah, di imami oleh  Ustadz Muhamad Maulana , yang sangat dikenal masyarakat Indonesia dengan seruan ” Jamaah… Ohh Jamaah… Alhamduu… lillaah…”,  dsetelah itu  saling muhasabah, baik antara peserta didik maupun dengan guru-guru. (Kris-SH)