Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (37 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (3 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (4 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (4 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (4 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (5 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (19 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Februari 2020, 07:04 WIB 1,355 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

4 Langkah Strategis Mengurangi Resiko Bencana, Rubah Paradigma

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

4 Langkah Strategis Mengurangi Resiko Bencana, Rubah Paradigma
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LUTRA(SULSEL), INFODESANEWS – Tidak ada kata siap dalam menghadapi bencana. Yang ada hanya lebih siap dalam menghadapi bencana yang terlihat dari tren korban jiwa dan kerusakan terus menurun. Untuk menciptakan tren menurun ini, diperlukan langkah-langkah untuk mengurangi risiko bencana dan merubah paradigma.

Hal ini dikatakan Kepala Bencana Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Luwu Utara, Muslim Muhtar pada media ini,Selasa(11/2/2020) menyebutkan bahwa, bencana itu adalah suatu hal yang kompleks, multidisiplin, unik, border less dan memiliki ketidakpastian yang tinggi.

“Untuk menghadapi bencana, kita harus mengubah paradigma. Jangan hanya pasrah. Karena dengan manajemen yang tepat, bencana itu dapat dicegah,”ujar Muslim Muhtar mantan Kepala Dinas KUKM dan mantan Camat Sukamaju.

Ia menyebutkan dengan kondisi Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara yang rawan bencana banjir, longsor seharusnya Lutra bisa mengubah tantangan menjadi peluang.

“Dengan banyaknya kejadian, sudah bisa jadi laboratorium bencana. Sehingga, jika kita mau mempelajari maka Luwu Utara akan bisa menjadi pusat industri solusi atas kejadian alam sehingga bisa menghindari bencana,”paparnya.

Muslim Muhtar menyebutkan bahwa tidak ada negara yang siap menghadapi bencana. Yang ada hanya lebih siap menghadapi bencana berikutnya.
Intinya adalah mengurangi korban jiwa dan kerusakan yang terjadi. Kalau ternyata trennya terus menurun setiap kali, maka bisa dikatakan penanggulangan bencananya berhasil,” ucapnya.

Atas dasar hal ini, pemerintah melalui BNPB dan BPBD setiap Kabupaten dan semua instansi terkait mengeluarkan empat langkah prioritas untuk pengurangan risiko bencana.

“Yang pertama adalah meningkatkan pemahaman risiko bencana. Dalam artian, masyarakat bisa mengerti resiko dari setiap bencana dan tahu harus bagaimana saat bencana terjadi,” urai Muslim Muhtar.

Yang kedua adalah memperkuat tata kelola risiko bencana dan manajemen resiko bencana.
Ketiga Investasi untuk ketangguhan terhadap resiko bencana.

Dan yang ke empat, menurutnya adalah meningkatkan kesiapsiagaan bencana untuk respon yang efektif dan untuk Build Back Better dalam pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dengan melihat sejarah, seharusnya mitigasi bencana Indonesia sudah menjadi keharusan dan tidak menimbulkan korban jiwa yang banyak dan membangun sinergi dan kolaborasi antar instansi dan anar stakehorder lainnya, maka semua harapan dan dalam upaya penanggulangan bencana dapat diwujudkan dengan keterlibatan selyruh pihak terkait.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi