Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 04 Februari 2020, 20:26 WIB 531 PDF

5 Dalang Berkemajuan di Wejang Ki Manteb Soedharsono

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

5 Dalang Berkemajuan di Wejang Ki Manteb Soedharsono
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Lima dalang berkemajuan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta sowan sang Maestro Ki Manteb Soedharsono di Karangpandan, Karanganyar, Senin (3/2/2020).

“Sebagai orang yang dituakan di mintai petunjuk sebisa mungkin saya jawab. Panggil saya mbah Manteb. Menjadi seniman pedalangan, tapi pertama kali saya berbangga karena terutama SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta anak didiknya suka wayang, itulah orang Indonesia,” ujar ki Manteb.

Permohonan saya, semua saja marilah kita berbudaya, melengkapi jati diri bangsa Indonesia karena budaya itu angan-angan pikiran yang bisa menimbulkan kebaikan, ketentraman, persatuan dan kesatuan untuk mencintai negara Republik Indonesia lewat agama dan budaya.

“Kalau ingin belajar menjadi dalang harus jujur; jujur terhadap dirinya sendiri, orang tua maupun gurunya. Jadi dalang harus mengenyam pendidikan TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, apabila tidak berpendidikan kurang lengkap, untuk penguasaan teknik bisa gladi di rumah,”urai Dalang Syetan.

Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko menyatakan pagelaran wayang kulit merupakan tontonan penuh tuntunan yang bisa mengantarkan masyarakat kepada tatanan berkeadaban.

“Kami berharap dengan sekolah dinobatkan sebagai sekolah budaya, karakter semakin kokoh dan seni budaya terus tumbuh dan berkembang lewat kegiatan ekstrakurikuler dan pihak-pihak yang akan memfasilitasi anak-anak kami tampil di luar sekolah,” ujar Jatmiko ketika ikut mengantar silaturahmi bertajuk “Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia, NKRI Harga Mati,”.

Siapa yang tidak tercengang diajak oleh sekolah bertemu Ki Manteb yang terkenal dengan sabetan wayangnya, untuk syuting film dokumenter bersama salah satu stasiun TV Tanah Air dengan sebutan Genk Gibran semuanya berjalan dengan lancar.

“Kecepatan jari Ki Manteb bikin aku terpukau. ini yang belum hilang dari ingatan saya, temanku ada Muhammad Azkhavin Rizky Wiratama, Galen Bianco Hartono, dan adikku Brama Kesawa putra dalang Ki Cahyo Kuntadi Sukesi Rahayu, semua dalang berpotensi dan berkemajuan, serta guruku Dalang Muda Muhammadiyah Ki Agung Sudarwanto, M.Sn,” ucap Gibran dalang milenial.

Menurut Ki Agung Sudarwanto yang merupakan anggota Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Surakarta Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang.

Sebutan Dalang Cilik telah di raih pada masanya di daerah Kauman, Nganjuk, Jawa Timur. Ia kondang di masa kecilnya hingga sekarang dengan inovasi dan tetap eksis.

Penting bagi diri dan anak didiknya mengunjungi pelaku budaya empu paripurna sebagai penguat pendidikan karakter.

“Sangat bermanfaat untuk menguatkan karakter generasi dalang bocah seperti halnya yang disampaikan Ki Manteb tentang penanaman nilai kejujuran bagi seorang dalang,” pungkasnya. (Jat/Her)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi