Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (5 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (8 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (14 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (15 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (16 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (18 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (19 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 01 Februari 2022, 10:27 WIB 1,371 PDF

75% Kota Pati Terkenal Dukun dan Praktek Prostitusi

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

75% Kota Pati Terkenal Dukun dan Praktek Prostitusi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Sejumlah riset menunjukkan 75% pengguna internet hanya memperhatikan hasil pencarian Google pada halaman pertama dan saat seseorang di luar Pati mendapatkan tawaran investasi di Bumi Mina Tani maka riset awal yang bisa dilakukan investor adalah dengan mengetikkan kata kunci “kota pati terkenal dengan”.

Demikian halnya jika ada pria luar Pati yang tertarik meminang gadis Pati. Mereka sedikit banyak tentu ingin tahu tentang Pati.”Ironisnya saat kolom pencarian Google diketikkan “kota pati terkenal dengan”, maka dua artikel teratas yang terindex di halaman pertama Google adalah Pati sebagai kota dukun dan kota tempat praktek prostitusi.

Itulah yang kemudian menjadi keprihatinan banyak pihak, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) pun kerap menyampaikan kegundahan itu di berbagai forum.

Jangan sampai buka Google yang terkenal malah LI”, ujarnya saat menghadiri rapat koordinasi penanganan LI, hari ini (28/1), di kantor Setda Pati.”Padahal, imbuhnya, banyak dari Pati yang positif, misalnya surplus padinya yang tiga kali dari total kebutuhan penduduk Pati dan Belum lagi sektor perikanan laut dengan kapal-kapal Gross Tonnage (GT)-nya yang besar”, tambahnya.

Semakin besar GT, semakin banyak tangkapan ikan yang didapat. Maka tak mengherankan bila Pati masuk dalam tiga daerah tangkapan ikan terbesar di Indonesia.

“Armada kapal nelayan Pati juga jadi salah satu yang paling hebat di Indonesia. Tapi semua itu kalah dengan berita-berita bermuatan kontroversi dan sensasi seperti LI”, imbuh Safin.

Warga Pati saat ini, tambah Wabup, nantinya akan punya anak cucu yang tentu akan mewarisi stigma dan citra Kabupaten Pati.”Jangan sampai, anak-anak kita saat studi ke luar kota justru menjadi bahan ledekan kawan-kawannya lantaran lekatnya image negatif LI dengan citra Pati”, pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi