Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 26 Juni 2024, 05:54 WIB 1,937 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Blora Gelar FGD untuk Tingkatkan Daya Saing Daerah dan Tarik Investasi

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Blora Gelar FGD untuk Tingkatkan Daya Saing Daerah dan Tarik Investasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Blora terus berupaya menawarkan potensi daerah dan konsep pembangunan ekonomi kawasan melalui berbagai skema untuk membuka peluang investasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Salah satu langkah yang diambil adalah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pengembangan Daya Saing Daerah yang dilaksanakan pada Selasa, 25 Juni 2024.

Dok. Foto bersama setelah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pengembangan Daya Saing Daerah yang digelar pada Selasa (25/6/2024.

FGD ini digelar di ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora dengan mengundang tim ahli perekonomian dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian Republik Indonesia serta berbagai stakeholder terkait.

Hadir dalam acara ini Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kemenko Perekonomian, Ichsan Zulkarnaen, SE., M.Sc., Ph.D., Direktur Sekolah Pascasarjana Unnes, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., anggota MWA Unnes sekaligus Presiden Komisaris PT. Dynaplast, Gunawan Tjokro, MBA, dan Guru Besar FKH Unair Surabaya, Prof. Imam Musthofa, beserta tim. Beberapa BUMN di Kabupaten Blora seperti Perhutani, Pertamina, PEM Akamigas, dan PPSDM Migas juga turut diundang.

Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan pentingnya FGD ini sebagai tindak lanjut dari diskusi dengan Kemenko Perekonomian yang sebelumnya diselenggarakan di Semarang dan Jakarta.

“Seiring dengan pembangunan infrastruktur yang terus berlanjut, investasi juga harus ditata dan dimatangkan peluang pengembangannya. Terima kasih kepada Kemenko Perekonomian dan Unnes, serta Unair yang intens mendampingi kami,” ujar Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati juga memaparkan beberapa konsep pengembangan daya saing daerah untuk membuka peluang investasi, salah satunya adalah pembangunan kawasan Cepu Raya sebagai Kota Vokasi.

“Cepu Raya, yang berada di tengah antara Metropolitan Semarang dan Metropolitan Surabaya, memiliki banyak potensi seperti migas, pertanian, kehutanan, pendidikan vokasi, dan energi terbarukan. Dengan fasilitas perhubungan yang lengkap, Cepu memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi baru,” jelas Bupati.

Selain konsep pembangunan Cepu Raya, Blora juga memiliki peluang dalam pengembangan pertanian dan peternakan terintegrasi, pembangunan energi terbarukan, serta pengelolaan perhutanan sosial berbasis pangan lokal. Bupati berharap Perhutani dapat memberikan kontribusi yang signifikan.

“Di sektor migas, Blora memiliki sumur gas di Blok CPP Gundih yang bisa menjadi alternatif bahan bakar industri. Kami ingin menyampaikan ini kepada Kementerian ESDM, dan besok kami akan diterima Dirjen Migas untuk menyampaikan paparan terkait DBH Migas,” tambah Bupati.

Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kemenko Perekonomian, Ichsan Zulkarnaen, menyambut baik konsep pembangunan ekonomi yang disampaikan Bupati Arief Rohman dan menyatakan kesiapan Kementerian untuk memberikan pendampingan dan penyusunan program.

Gunawan Tjokro menyarankan pengembangan perkebunan kacang tanah di sela tegakan jati di Blora untuk mendukung peternakan, yang langsung direspon oleh Kepala Perhutani Divre Jawa Tengah, Ratmanto Tri M.

“Perhutani sudah menerapkan pola tanam jati dengan jarak 8×3 meter sehingga bisa ditanami sela selama lima tahun pertama. Kami juga siap mendukung jika ada industri pengolahan kayu jati di Blora untuk meningkatkan nilai tambah dari hasil kayu jati,” ujar Ratmanto.

Setelah dialog, Bupati meminta masing-masing OPD teknis untuk menyusun langkah tindak lanjut program investasi yang ditawarkan. **Tim Liputan.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi