Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
DUNIA BISNIS 31 Oktober 2025, 09:20 WIB 722 PDF

Blora Tingkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Agroforestry 1.000 Hektare

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Blora Tingkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Agroforestry 1.000 Hektare
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Blora berkolaborasi dengan Duta Petani Milenial Andalan Kementerian Pertanian RI dan PT Pupuk Indonesia meluncurkan Program Nature Based Solution Agroforestry. Program yang menargetkan lahan seluas 1.000 hektare ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di kawasan hutan sosial, dengan memberikan bantuan benih tanaman keras buah-buahan dan pupuk.

Kick off program dilakukan pada Kamis (30/10/2025) di Balai Desa Kedungrejo, Kecamatan Tunjungan. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Ketua Umum Duta Petani Milenial Andalan Indonesia, Rayndra Syahdan, serta Senior Project Manager Sustainability & Clean Ammonia PT Pupuk Indonesia, M. Roziqin Busyro, bersama jajarannya. Turut hadir para petani dan petani milenial dari berbagai wilayah di Blora.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiasi program ini. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya penting untuk pengembangan agribisnis, tetapi juga strategis dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Program ini mempunyai target 1.000 hektare. Pada hari ini baru tercapai 5 hektare, jadi harapan dari Kementerian ke depan adalah 1.000 hektare,” terang Wabup Sri Setyorini.

Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan, diversifikasi tata guna lahan, dan meningkatkan kesejahteraan petani milenial di Blora.

Wabup juga mendorong para petani untuk dapat mandiri dan mengembangkan usahanya setelah mendapatkan bantuan.

“Jenengan sudah dibantu nanti harus bisa mandiri, harus bisa dikembangkan supaya bisa meningkat kesejahteraannya,” pesannya.

Program agroforestry ini dinilai sangat relevan dengan visi Kabupaten Blora, khususnya program ‘Gerbang Blora’ (Gerakan Pengembangan Buah Lokal Nusantara). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berkomitmen untuk mendukung dan mengawal program ini, termasuk mendorong realisasi pupuk bersubsidi bagi petani di kawasan hutan sosial yang diusulkan dapat terealisasi pada tahun 2026.

Rayndra Syahdan dari Duta Petani Milenial Andalan mengungkapkan, program ini merupakan satu-satunya di Indonesia dan bertujuan meningkatkan pendapatan petani di kawasan hutan sosial melalui sistem tumpang sari antara tanaman buah dan jagung.

“Kita baru dapat 79 hektare, targetnya adalah 1.000 hektare tersebut dapat tercapai pada pertengahan 2026. Ini kira-kira dicarikan dimana lagi, ini tugas nanti teman-teman petani kawasan hutan sosial untuk bisa memetakan lahan-lahannya,” papar Rayndra.

Pada kick off ini, distribusi bibit baru dilakukan untuk 5 hektare. Pendistribusian bibit selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan teknis dan kesiapan lahan. Rayndra juga menyampaikan komitmen Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) untuk membantu petani di kawasan hutan sosial agar dapat mengakses pupuk bersubsidi melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

M. Roziqin Busyro dari PT Pupuk Indonesia menegaskan komitmen perusahaannya tidak hanya pada ketersediaan pupuk untuk ketahanan pangan, tetapi juga pada program keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Oleh sebab itu kami terus mendorong berbagai program-program keberlanjutan, salah satunya program agroforestry ini. Sehingga kita selain mendapatkan manfaat dari lingkungan, kita juga mendapatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” paparnya.

Program Nature Based Solution Agroforestry ini dipandang sebagai langkah nyata kolaborasi multipihak untuk mendorong pertanian berkelanjutan, menjaga lingkungan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blora.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #DUNIA BISNIS #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi