LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Lonjakan jumlah siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Lampung dari 71 menjadi 316 orang dalam dua tahun penyelenggaraan menuntut penguatan layanan pendukung pendidikan, terutama kesehatan dan transportasi. Kebutuhan tersebut disampaikan jajaran sekolah saat beraudiensi dengan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di ruang kerja bupati, Selasa (20/10/2026).
Peningkatan jumlah siswa yang mencapai lebih dari empat kali lipat itu menjadi perhatian dalam upaya memastikan penyelenggaraan pendidikan di SRT 3 berjalan optimal. Sekolah yang berlokasi di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, tersebut membutuhkan dukungan fasilitas penunjang agar pelayanan kepada siswa dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan jumlah peserta didik.
Dalam audiensi itu, pihak sekolah menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari tenaga kesehatan yang bersiaga di klinik sekolah, ambulans untuk penanganan kondisi darurat, hingga kendaraan operasional guna menunjang mobilitas dan kebutuhan transportasi siswa.
Kepala SRT 3 Provinsi Lampung, Asis Prasetyo, mengatakan pertambahan jumlah siswa menjadi perkembangan positif bagi penyelenggaraan pendidikan. Namun, peningkatan tersebut juga perlu diimbangi dengan kesiapan layanan pendukung yang memadai.
Menurutnya, keberadaan tenaga kesehatan di lingkungan sekolah diperlukan untuk memberikan pertolongan pertama ketika siswa mengalami gangguan kesehatan. Sementara itu, ambulans dibutuhkan untuk mendukung penanganan apabila terdapat siswa yang memerlukan rujukan atau pertolongan medis lebih lanjut.
Selain layanan kesehatan, dukungan kendaraan operasional juga menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah untuk menunjang kegiatan dan mobilitas siswa.
"Kami berharap dukungan pemerintah daerah dapat membantu memenuhi kebutuhan layanan siswa, terutama dalam aspek kesehatan dan transportasi," kata Asis.
Bupati Siap Upayakan Dukungan
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyambut baik masukan dari jajaran SRT 3 Provinsi Lampung. Ia menyatakan pemerintah daerah siap mengupayakan bantuan sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.
"Apa yang bisa kita bantu, tentu akan kita bantu. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan hadir untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat, agar kebutuhan para siswa dapat terpenuhi dengan baik," ujar Egi.
Egi menegaskan, dukungan terhadap dunia pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada proses belajar mengajar. Aspek kesehatan, keselamatan, kenyamanan, serta ketersediaan sarana pendukung juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang layak bagi siswa.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah dinilai penting untuk memetakan kebutuhan yang paling mendesak, sekaligus menentukan bentuk dukungan yang memungkinkan untuk direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Lonjakan jumlah siswa SRT 3 menjadi tantangan sekaligus momentum untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan. Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, ambulans, dan kendaraan operasional diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memastikan siswa memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, dan memadai selama mengikuti pendidikan.
Meski demikian, kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah masih memerlukan tindak lanjut dan koordinasi lebih lanjut agar dukungan yang diharapkan dapat diwujudkan secara konkret.
(Red/Sumber: Diskominfo Lampung Selatan)